Pengabdi Setan, Film Horor Paling Seram di Indonesia

Pengabdi Setan, Film Horor Paling Seram di Indonesia

BIBLIOTIKA - Ada banyak film horor yang diproduksi di Indonesia, dari sejak dulu sampai zaman sekarang. Di masa lalu, misalnya, ada Suzanna yang kerap memerankan tokoh-tokoh yang lekat dengan kisah horor. Sementara di masa sekarang ada banyak artis lain yang juga sering menjadi tokoh dalam film-film horor. Di antara banyak film horor yang pernah lahir di Indonesia, film manakah yang paling seram dan paling menakutkan?

Jika pertanyaan itu dilontarkan pada para penggemar film horor, tentu jawabannya bisa beragam. Namun, ada satu film horor yang layak disebut, yaitu Pengabdi Setan. Film horor ini dianggap sebagai film horor Indonesia yang paling seram dan paling mengerikan, dan banyak penggemar film horor yang menyepakati hal tersebut.

Pengabdi Setan adalah film yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra, dan diproduseri oleh Sabirin Kasdani serta Subagio S. Skenarionya ditulis oleh Sisworo Gautama Putra, Naryono Prayitno, dan Imam Tantowi. Sementara aktor dan aktris yang terlibat dalam film ini adalah Ruth Pelupessy, W.D. Mochtar, Fachrul Rozy, Simon Cader, Firman Alamsyah, Him Damsyik, Doddy Sukma, dan Siska Karebety.

Film dengan durasi 96 menit itu diproduksi pada tahun 1980, dan dianggap sebagai film horor Indonesia yang legendaris. Film itu menjadi tontonan yang sangat terkenal pada zamannya. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri, termasuk Amerika, Jepang, sampai Eropa. Bahkan, film ini diadaptasi di luar negeri dengan judul Satan’s Slave.

Banyak penonton di Indonesia yang mengaku ketakutan setelah menonton film Pengabdi Setan, karena efek cerita dalam film itu terus terbawa dalam ingatan. Bahkan, meski film itu telah diproduksi bertahun-tahun lalu, tapi efek seram dan mengerikan itu masih timbul jika ditonton sekarang. Setidaknya, hal itu dinyatakan oleh Joko Anwar, sutradara film Indonesia, yang juga menyukai film Pengabdi Setan.

Dalam wawancara dengan media, Joko Anwar bahkan mengaku sangat tertarik untuk membuat ulang film horor Pengabdi Setan. Ia menyatakan, “Pengin banget, aku udah bilang sama produsernya. Enggak tahu mereka akan milih siapa (jadi sutradara). Tapi, berulang kali aku bilang, ‘Aku dong yang remake Pengabdi Setan.’ Aku udah siap, sih.”

Ketertarikan Joko Anwar terhadap film Pengabdi Setan, karena ia menilai film itu memiliki keunggulan dalam memunculkan atmosfer seram. “Itu film yang aku suka di masa kecil. Ketika nonton lagi di masa besar, efeknya masih sama hebatnya,” ia menjelaskan. “Kan banyak tuh film yang dulu kayaknya lucu banget, keren banget, ketika nonton lagi pas udah dewasa, biasa aja.”

Hal itu berbeda dengan film Pengabdi Setan. Ditonton di zaman dulu atau disaksikan di zaman sekarang, efek seram yang ditimbulkannya masih terasa. Semoga saja harapan Joko Anwar untuk membuat ulang film itu kesampaian. Tentu menyenangkan bisa menyaksikan film horor paling menyeramkan di Indonesia dibuat kembali dengan sentuhan yang lebih modern.

Baca juga: Pesan Tersembunyi dalam Film Beauty and the Beast