Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank?

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank?

BIBLIOTIKA - Tidak semua bank menerapkan aturan bunga yang sama. Bank-bank milik pemerintah maupun bank-bank swasta menerapkan suku bunga yang bisa berbeda. Karenanya, kalau Anda kebetulan memiliki beberapa tabungan di beberapa bank yang berbeda, bisa jadi Anda mendapati jumlah bunga yang juga berbeda. Bagaimana sebenarnya cara bank menerapkan bunga atas tabungan kita? Apakah ada standar tertentu yang menjadi patokan bank dalam pembayaran bunga kepada nasabah?

Mengetahui cara menghitung bunga tabungan bisa dibilang perlu dipahami nasabah bank, salah satunya agar kita dapat memperhitungankan berapa saldo minimum tabungan yang harus dipelihara, agar pokok simpanan tidak terpotong oleh biaya administrasi bank.

Setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan, saat akan menabung di bank.

Pertama, sebelum menabung, tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut.

Kedua, suku bunga tabungan dapat berubah sewaktu-waktu, karenanya suku bunga itu disebut suku bunga mengambang atau floating rate.
 
Ketiga, beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap, untuk jangka waktu tertentu (fixed rate).
 
Keempat, atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam menerapkan bunga atas tabungan nasabah, beberapa bank menetapkan 365 hari sebagai jumlah hari dalam satu tahun, namun ada pula yang menetapkan jumlah bunga 360 hari. Meski begitu, secara umum ada tiga metode penghitungan bunga tabungan, yaitu:

Berdasarkan saldo terendah

Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam bulan tersebut. Bunga dihitung dengan rumus: saldo terendah, dikali suku bunga tahunan, dikali hasil pembagian jumlah hari dalam satu bulan per 365.

Berdasarkan saldo rata-rata

Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi jumlah hari dalam bulan tersebut.

Dalam metode ini, bunga dihitung dengan rumus: saldo rata-rata harian, dikali suku bunga tabungan per tahun, dikali hasil penjumlahan hari dalam bulan berjalan per 365.

Saldo harian

Sebagaimana namanya, pada metode ini bunga dihitung berdasarkan saldo harian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap hari. Misalnya, bunga tabungan yang berlaku adalah: saldo di bawah Rp5 juta mendapat bunga 3 persen, sementara saldo Rp5 juta ke atas mendapat bunga 5 persen, dan semacamnya.

Baca juga: Negara-negara Uni Eropa Tenggelam Dalam Utang