Empat Tips Seputar Diet Sehat

Empat Tips Seputar Diet Sehat

BIBLIOTIKA - Berikut ini adalah empat tips untuk diet yang sehat, agar Anda tetap dapat menikmati tubuh yang sehat dan segar meskipun sedang melakukan diet.

Tips makan yang benar selama diet

Selama ini banyak orang mengira kalau program diet bisa dijalani dengan mengurangi frekuensi makan perhari. Itu salah besar. Para pakar gizi menyarankan agar kita makan 5 sampai 6 kali tiap hari dalam porsi kecil daripada 3 atau kurang tapi dalam porsi besar.

Mengapa? Karena pada saat tubuh kita menerima lebih sedikit makanan, ia melindungi dirinya dari kelaparan dengan mengubah persediaan makanan di dalamnya menjadi lemak sebagai ‘bensin’ saat dibutuhkan. Jadi, ketika kita mengurangi frekuensi makan, kandungan lemak di dalam tubuh justru meningkat.

Dengan menambah frekuensi makan menjadi 5 atau 6 kali namun porsinya lebih kecil, lemak akan dibakar oleh tubuh secara alami oleh kegiatan biasa yang kita lakukan sehari-hari.

Tips agar diet berakhir sukses

Berikut ini adalah tujuh kiat untuk menuju diet yang sukses:

Kenali makanan berkalori tinggi, ganti dengan makanan berkalori rendah.

Biasakan membaca nilai gizi di setiap kemasan makanan jadi. Di situ umumnya tertera jumlah kalori, lemak, dan karbohidrat.

Tinggalkan makanan yang digoreng dan bersantan. Hindari juga makanan manis, seperti gula, permen, minuman bersoda, dan es krim.

Gantilah makanan manis dengan buah asli. Sehari, paling banyak empat porsi buah. Itu pun tidak boleh dimakan sekaligus.

Minumlah yang cukup, paling sedikit 8 gelas perhari. Upayakan minum air putih biasa, bukan air es.

Tetap berolahraga. Jalan kaki menjelang senja merupakan pilihan yang tepat. Durasinya bisa antara 30 sampai 60 menit.

Perkuatlah niat dan motivasi diet. Jangan mudah terpengaruh siapapun yang menggoda Anda dengan makanan lezat dan berkalori tinggi.

Tips menjaga kesehatan kulit selama diet

Diet bisa menjadi buah simalakama bagi yang tidak melakukannya dengan baik dan benar. Penyebabnya bermacam-macam, antara lain karena kurangnya pengetahuan bahwa diet bukan sekedar mengurangi nasi atau daging, atau berpikiran asal tidak makan pasti namanya diet.

Ketidaktahuan semacam ini biasanya menimbulkan akibat yang kurang baik, semisal kulit menjadi rusak karena kekurangan cairan dan vitamin, kemudian organ reproduksi jadi terganggu. Nah, untuk menghindari hal semacam itu, perhatikan hal berikut selama melakukan diet.

Porsikan 70 persen berbanding 30 persen, antara makanan yang mengandung banyak air seperti buah dan sayur segar dengan makanan berbahan dasar protein dan zat tepung. Hati-hati dalam penggabungan makanan, sebaiknya mengkombinasikan sayuran dengan zat tepung (sayur, roti atau nasi) atau sayuran dengan protein daging.

Jangan satukan protein daging dengan zat tepung dalam jumlah banyak. Masalahnya zat tepung itu dicerna dalam perut menggunakan medium alkaline yang terdapat dalam mulut dan usus kecil sedangkan protein daging memerlukan medium asam untuk dicerna. Jika mencampur kedua medium tersebut, hasilnya makanan tersebut akan terfermentasi dan membusuk di perut Anda. Mengerikan, bukan?

Pilah makanan daging Anda

Artinya, akan sangat baik jika Anda memakan daging ayam dan ikan, serta hindari daging merah sebulan sekali. Sebaiknya hindari daging babi karena kandungan lemaknya sangat tinggi.

Gunakan zat tepung pilihan. Maksudnya, lebih baik memilih yang terbuat dari beras merah, soba, millet, atau gandum. Makanlah roti gandum (hitam) yang lebih bergizi, jangan biasakan memakan roti putih karena walaupun sudah diperkaya mineral dan vitamin, dalam pembuatannya melalui proses yang pada dasarnya menghilangkan semua sari gizinya.

Lancarkan pencernaan dengan buah sebelum makan. Untuk membuat metabolisme tubuh menjadi lancar, sebaiknya makanlah buah-buahan kira-kira satu jam sebelum makan besar. Hindarkan atau minimalkan minuman ringan seperti soda, kopi dan teh.

Baca juga: Solusi Diet Sehat untuk Kulit Indah dan Sehat