Mengenali Jenis Jerawat dan Perawatannya

  Mengenali Jenis Jerawat dan Perawatannya

BIBLIOTIKA - Sebenarnya, jerawat adalah hal biasa karena hampir bisa dikatakan setiap orang mengalaminya. Namun, yang menjadi masalah, jerawat ini seringkali muncul dan timbul pada saat yang tidak diharapkan, serta terkadang juga susah untuk dihilangkan. Namun, bukan berarti bahwa jerawat adalah sesuatu yang sulit untuk diatasi. Dengan cara penanganan yang benar, maka problem wajah yang dapat dikatakan klasik ini pun akan dapat diatasi dengan baik.

Setidaknya ada tiga jenis jerawat yang memiliki bentuk penanganan dan perawatan yang berbeda. Hal itu disebabkan karena penyebab munculnya jerawat yang juga berbeda. Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian di bawah ini.

Comedo/komedo

Komedo adalah sebutan ilmiah bagi pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka ataupun tertutup. Komedo yang terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Yang nampak berwarna hitam itu sebenarnya bukan kotoran, tetapi penyumbat pori yang berubah warna karena mengalami oksidasi dengan udara. Sedangkan komedo yang tertutup disebut sebagai whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat, biasanya terlihat seperti tonjolan putih yang kecil-kecil di bawah kulit.

Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit yang mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit wajah. Apabila Anda tidak melakukan exfoliate (semisal dengan scrub, cuci muka dengan menggunakan waslap, menggunakan sabun muka yang mengandung salicylic acid atau yang mengandung AHA/BHA dan lain-lain) pada kulit wajah secara berkala, maka sel-sel kulit mati yang terdapat pada wajah pun kemudian akan menumpuk pada kulit, minyak di permukaan kulit lalu menutup sel-sel kulit, kemudian terjadi penyumbatan, dan dari situlah komedo akhirnya muncul.

Make up dan produk-produk kosmetik untuk penataan rambut yang mengandung minyak biasanya akan memperparah keadaan di atas. Berkeringat dan udara yang panas serta lembab juga dapat menyumbat pori-pori, dan terkadang hal itulah yang menjadi faktor utama dari munculnya komedo di wajah.

Untuk pencegahannya, selalulah untuk mencuci wajah pada waktu pagi dan malam hari dengan pembersih yang mengandung salicylic acid atau yang mengandung AHA/BHA untuk mengelupas atau menyingkirkan sel-sel kulit mati. Atau bisa pula dengan menggunakan scrub kulit wajah, minimal satu minggu sekali. Selain itu, selalu bawalah kertas penyerap minyak untuk menyerap kelebihan minyak yang terdapat pada wajah. Ada baiknya juga untuk menggunakan masker untuk kulit berminyak, seminggu sekali.

Untuk penyembuhannya, hilangkan blackheads dengan cara menggunakan plester pore strips. Sedangkan untuk menghilangkan whiteheads bisa menggunakan obat jerawat yang mengandung salicylic acid.

Jerawat biasa

Jerawat jenis biasa atau jerawat ‘model klasik’ ini gampang dikenali, yaitu berupa tonjolan kecil berwarna merah muda atau kemerah-merahan. Jerawat jenis biasa ini terjadi karena pori-pori wajah yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri.

Bakteri ini bisa yang terdapat pada permukaan kulit, bisa pula dari waslap, kuas make up, jari tangan, atau juga dari telepon yang menempel di wajah. Stres, hormon dan udara yang lembab juga memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi jerawat yang menyebabkan kulit memproduksi minyak secara berlebih dan kemudian memperkembangbiakkan bakteri.

Jerawat yang disebabkan oleh faktor hormon biasanya muncul di sekitar rahang atau dagu, yang dapat diredakan dengan menggunakan pil KB yang mengandung estrogen rendah.

Untuk pencegahan atau untuk membunuh bakteri yang menjadi penyebab jerawat, bisa digunakan sabun muka yang mengandung benzoyl-peroxida atau sabun sulfur. Gunakan pula masker anti bakteri atau anti jerawat, seminggu sekali. Apabila obat jerawat yang dijual bebas di pasaran itu tidak berhasil mengatasinya, datanglah ke dokter dan mintalah resep obat jerawat yang mengandung vitamin A derivatif seperti Retin-A.

Untuk penyembuhannya, caranya adalah dengan mengurangi peradangan dan membunuh bakteri. Hal itu bisa dilakukan dengan memakai obat jerawat yang mengandung benzoyl-peroxida. Atau bila kulit Anda tidak tahan (atau terlalu sensitif) Anda dapat menggunakan produk yang mengandung sulfur.

Apabila obat jerawat semacam itu tidak mempan untuk mengatasi jerawat yang ada, mintalah resep kepada dokter untuk memperoleh salep yang mengandung antibiotik. Salep semacam itu dapat membunuh bakteri dan mengurangi pembengkakan dan juga peradangan.

Cystic agne/jerawat batu

Ini adalah jenis jerawat yang bisa dikatakan paling parah, karena bentuknya yang besar-besar sekaligus juga bernanah. Jerawat jenis ini biasanya menimbulkan suatu peradangan yang hebat. Dan berbeda dengan jenis jerawat biasa yang tersebar di wajah, maka jenis jerawat batu ini biasanya berkumpul di satu tempat.

Secara genetik, orang yang mengalami masalah jerawat batu ini biasanya memiliki kelenjar minyak yang terlalu aktif yang membanjiri pori-pori wajah dengan minyak. Selain itu, pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak dapat beregenerasi secara cepat seperti kulit yang normal. Penyebab lain adalah karena kulitnya memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.

Untuk pencegahannya, Anda dapat menemui dokter dan meminta resep pil antibiotik, karena obat jerawat biasa ataupun scrub biasanya sulit untuk memberantas jerawat jenis cystic agne ini. Apabila dalam waktu satu bulan tidak ada tanda-tanda perbaikan, maka dokter Anda biasanya akan merekomendasikan resep lain yang lebih efektif.

Untuk jenis jerawat batu yang tumbuh satu-satu, penyembuhan yang efektif adalah dengan meminta resep dokter kulit dan menyuntik jerawat dengan cortisone, yang akan membuat jerawat jenis ini sembuh dalam waktu 48 jam.

Baca juga: Begini Cara Memiliki Kulit yang Selalu Indah