Ragam Cara Memiliki Tubuh Langsing dan Indah (2)

Ragam Cara Memiliki Tubuh Langsing dan Indah

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Ragam Cara Memiliki Tubuh Langsing dan Indah 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Akupunktur: tusuk jarum

Secara mudahnya, akupunktur adalah seni menusukkan jarum pada tubuh dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh. Yang menjadi landasan ilmiah dari akupunktur adalah bahwa di dalam setiap kehidupan manusia selalu mengalir energi yang disebut chi atau bioenergi. Sirkulasi dari energi chi ini berjalan menurut irama tertentu melalui saluran hipotetis yang disebut sebagai ‘meridian’.

Pada tempat yang bernama meridian inilah terletak titik-titik akupunktur. Gangguan chi yang terjadi di daerah meridian akan menimbulkan penyakit. Karenanya, akupunktur akan memberikan rangsangan pada titik-titik akupunktur untuk dapat mengatur kembali aliran energi yang terganggu atau tidak seimbang tesebut.

Penggunaan akupunktur sebagai salah satu alternatif untuk membantu program pengurangan berat badan telah terbukti efektif, bahkan dapat dibilang tanpa efek samping. Metode atau cara ini bahkan  telah dilakukan semenjak sekitar tiga ribu tahun yang lalu, dan terbukti bahwa cara ini dapat dikatakan menghasilkan akhir yang positif. Di samping bereaksi cepat, akupunktur juga relatif tidak memiliki efek samping atau hanya berefek samping kecil.

Dengan akupunktur, tubuh akan diperindah dengan cara menghilangkan selulit secara alami, mengontrol rasa lapar, serta juga meningkatkan biolistrik tubuh agar metabolisme menjadi semakin lancar. Frekuensi terapi akupunktur bergantung pada kebutuhan. Untuk melangsingkan tubuh sebanyak sepuluh kilogram biasanya dibutuhkan kurang lebih enam kali terapi.

Para dokter ahli akupunktur yang telah melakukan berbagai riset pada metode ini telah sampai pada kesimpulan bahwa akupunktur pada bagian telinga akan memberikan efek yang sangat positif. Dari sekian banyak titik akupunktur telinga yang digunakan, titik lapar (T 18) adalah yang paling efektif. Untuk itulah kemudian akupunktur untuk bagian ini akan menggunakan sejenis jarum telinga atau press needle yang direkatkan dengan plester.

Orang-orang yang menggunakan metode akupunktur untuk tujuan melangsingkan badan ini biasanya akan diminta memegang jarum selama dua sampai tiga menit pada waktu merasakan lapar, setengah jam sebelum makan, sebanyak tiga kali dalam sehari. Penekanan jarum telinga akan merangsang syaraf ramus auricularis nervus vagus yang disalurkan ke cabang-cabang syaraf yang mempengaruhi sistem pencernaan bagian atas atau gastrointestinal.

Reaksi yang timbul karena rangsangan pada bagian daerah ini adalah lebih tahan terhadap rasa lapar. Dengan akupunktur jenis ini, maka kontraksi otot ditekan sedemikian rupa sehingga keadaan lambung menjadi tenang. Akibatnya pun rasa lapar dapat menjadi berkurang.

Penanganan lanjutan atau follow up akan dilakukan satu minggu sekali untuk mengevaluasi respon dalam hal pengurangan rasa lapar dan penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa dari 802 kasus kegemukan atau obesitas yang ditangani dengan akupunktur, 594 kasus memberikan hasil yang baik dalam bentuk penurunan berat badan. Keberhasilan terapi ini dicapai setelah enam sampai delapan minggu, ditandai dengan adanya penurunan berat badan sebanyak tujuh sampai sepuluh kilogram.

Gastroplasti vertical banded

Ini adalah salah satu cara yang bisa dibilang masih kontroversial. Gastroplasti vertical banded adalah operasi pengecilan lambung. Upaya ini bisa dibilang sebagai langkah yang darurat untuk menangani kasus obesitas yang telah memasuki stadium akut. Jadi tindakan yang dilakukan dalam hal ini adalah mengecilkan lambung serta bypass lambung.

Pada pengecilan lambung, tindakan operasi yang dilakukan bertujuan untuk membuat lambung menjadi lebih sempit. Sementara pada bypass lambung, tindakan ini akan membuat semacam kantung kecil di bagian atas lambung yang dihubungkan langsung dengan usus halus atau yeyenum.

Dengan upaya ini, maka makanan yang masuk ke dalam tubuh hanya akan melalui sebagian kecil lambung dan akan langsung masuk ke usus halus. Ini akan memungkinkan penurunan berat badan karena proses pencernaan menjadi dipersingkat, dan penyerapan zat makanan oleh tubuh menjadi tidak optimal.

Kelebihan dari teknik yang satu ini adalah penurunan berat badan akan terjadi secara cepat atau drastis, dan dapat dicapai dalam waktu yang relatif cepat. Hanya saja, penurunan berat badan ini akan bergantung pada teknik operasi yang dilakukan. Untuk teknik gastropati, berat badan akan turun sekitar empat puluh persen dalam waktu dua tahun pertama. Sementara pada teknik bypass, penurunan berat badan dapat mencapai sekitar enam puluh persen dalam waktu yang sama.

Operasi jenis ini dilakukan dengan syarat-syarat yang ketat, karena efek samping seperti terjadinya luka dalam dan bocor bisa saja terjadi. Efek lain yang dapat timbul setelah operasi ini dilakukan adalah kekurangan zat besi, kalsium, serta vitamin B12.

Selain itu, zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh pun tidak lagi dapat terserap dengan baik seperti sebelum terjadinya operasi. Karenanya, pasien dan dokternya sangat perlu berhati-hati dalam mempertimbangkan manfaat dan risiko yang ada dalam penggunaan metode operasi ini.