Konspirasi Rahasia di Balik Mata Uang (3)

 Konspirasi Rahasia di Balik Mata Uang

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Konspirasi Rahasia di Balik Mata Uang 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

“Penguasa sebenarnya Republik ini adalah Standard Oil Rockefeller bersama sekelompok kecil bankir internasional. Kelompok ini menjalankan pemerintahan Amerika demi kepentingan pribadi mereka. Mereka mengontrol kedua belah partai politik, menulis platform politik, dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin… Mereka mengontrol mayoritas surat kabar dan majalah di negeri ini.” —John Hylan, Walikota New York, 1922 

“Saya manusia yang paling tidak bahagia di dunia. Saya secara tak sengaja telah menghancurkan negara saya.” —Woodrow Wilson, mengenai keputusannya mensahkan bank sentral Federal Reserve 11 tahun sebelumnya, 1924 

“Inggris adalah budak kekuatan finansial internasional.” —David Lloyd, Mantan Perdana Menteri Inggris, 1934 

“Kami tidak cukup bodoh untuk mencoba menciptakan sebuah mata uang yang didukung oleh emas, yang memang tidak kami miliki lagi, tetapi setiap Mark yang akan kami cetak akan didukung oleh pekerjaan dan barang yang nilainya setara… Kami tertawa saat ahli finansial nasional memandang bahwa nilai dari sebuah mata uang adalah tergantung kepada emas dan sekuritas lain yang berada di ruangan besi bank.” —Adolf Hitler, pemimpin Jerman 

“Kekuatan kapitalisme finansial memiliki sebuah rencana yang lebih jauh, yaitu menciptakan sebuah sistem finansial dunia yang dikendalikan oleh tangan swasta, sehingga orang-orang itu juga dapat mendominasi sistem politik dan ekonomi setiap negara secara keseluruhan. Sistem ini akan dikendalikan dengan model feodal oleh bank sentral di seluruh dunia, yang menjalankan rencana ini bersama-sama. Setiap bank sentral… berencana untuk mendominasi pemerintahan lewat kemampuannya mengendalikan pinjaman, memanipulasi nilai tukar, mempengaruhi tingkat aktivitas perekonomian, dan mempengaruhi para politisi kooperatif dengan memberikan imbalan ekonomi di dunia bisnis.” —Carrol Quigley, Sejarahwan, 1975

“Sistem perbankan modern menciptakan uang tanpa modal. Proses ini kemungkinan adalah ciptaan paling luar biasa yang pernah ditemukan. Perbankan dilahirkan dalam ketidaksetaraan dan dosa. Bankir memiliki dunia. Anda bisa mengambil apa pun dari mereka, tetapi biarkan hak untuk menciptakan uang di tangan mereka, maka dengan sebatang pena mereka akan menciptakan cukup uang untuk membeli semuanya kembali… Ambillah kekuasaan besar ini dari tangan mereka, maka semua kekayaan besar seperti yang saya miliki akan lenyap, dan akan ada sebuah dunia yang lebih baik untuk hidup. Tetapi bila Anda ingin terus menjadi budak dari bank, dan membayar harga perbudakan, biarkan para bankir terus menciptakan uang dan mengontrol kredit.” —Sir Josiah Stamp, Direktur Bank of England, 1941 

“Kita akan memiliki Pemerintahan Dunia, tidak masalah Anda suka atau tidak. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah Pemerintahan Dunia ini akan dicapai lewat penaklukkan atau persetujuan.” —Paul Warburg, bankir internasional, 1950

“Petinggi di kantor kepresidenan telah digunakan sebagai basis untuk menghancurkan kebebasan rakyat Amerika, dan sebelum saya meninggalkan kantor ini, saya harus menginformasikan hal ini kepada rakyat.” —J.F. Kennedy, Presiden Amerika

“Siapa mengendalikan bahan pangan, dialah yang mengendalikan manusia. Siapa mengendalikan minyak, dialah yang mengendalikan benua. Siapa mengendalikan uang, dialah yang mengendalikan dunia.” —Henry Kissinger, mantan menlu AS, 1974 

“Kami sangat berterima kasih kepada Washington Post, New York Times, majalah Time, dan penerbit-penerbit besar lain yang direkturnya telah menghadiri pertemuan-pertemuan kami, dan menepati janji mereka selama 40 tahun terakhir. Akan menjadi hal yang mustahil bagi kita untuk mengembangkan rencana kami di dunia, bila kita mendapatkan sorotan dari publik selama tahun-tahun ini.” —David Rockefeller, 1991 

Baca juga: Mengenal Pulau Socotra, Tempat Dajjal Dipenjara