50 Kebiasaan untuk Hidup Lebih Baik, Lebih Sukses, dan Lebih Kaya (Bagian 2)

 50 Kebiasaan untuk Hidup Lebih Baik, Lebih Sukses, dan Lebih Kaya

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (50 Kebiasaan untuk Hidup Lebih Baik, Lebih Sukses, dan Lebih Kaya - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

31. Cintailah diri sendiri, dengan menerima kelebihan dan kelemahan yang kita miliki. Mencintai diri sendiri membuat kita nyaman dan merasa berharga.

32. Jadilah murah hati, baik hati, dan tidak segan mengulurkan tangan untuk orang lain. Hal-hal ajaib dalam hidup sering kali datang dari arah yang tak terduga.

33. Saat merasa bersalah, jangan segan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan. Sebaliknya, jadilah pemaaf jika orang lain yang meminta maaf dan mengakui kesalahan.

34. Situasi sering kali berubah tanpa kita sangka. Menghadapi hal itu, kuncinya cuma satu; beradaptasilah!

35. Kehidupan yang baik tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan yang baik, termasuk dalam menjaga kesehatan. Karena apalah arti hidup jika tubuh sakit? Karena itu, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.

36. Rajinlah dalam mengerjakan hal-hal yang baik dan bermanfaat. Meski saat ini mungkin manfaatnya belum terlihat, tapi hal-hal baik selalu mendatangkan manfaat.

37. Ulet adalah satu kata yang bisa mengantarkan siapa pun menuju kesuksesan. Gagal berkali-kali tapi terus ulet dan tidak berhenti, akan mengantarkan kita pada keberhasilan yang diinginkan.

38. Terbukalah untuk menerima saran orang lain, dan bijaklah memilah mana saran yang bisa dilakukan dan mana yang perlu ditinggalkan. Intinya, jangan menutup diri.

39. Kehidupan tidak jauh beda dengan lautan, kadang mengalami musim pasang, kadang mengalami musim surut. Meski begitu, jangan lupa untuk selalu bahagia.

40. Bergaullah dengan orang-orang baik, agar tertular baik. Dengan orang kreatif, agar tertular kreatif. Dengan orang rajin, agar tertular rajin. Intinya, bergaullah dengan orang-orang yang akan memberi dampak positif bagi kehidupan kita.

41. Jangan membuang waktu, energi, dan emosi, untuk hal-hal yang tidak penting, atau untuk hal-hal yang memang di luar kendali kita.

42. Berusahalah untuk nyaman di mana pun berada. Hal ini, bagi sebagian orang, mungkin sedikit sulit. Tapi merasa nyaman di mana pun berada akan membuat kita dapat tampil lebih baik. Misal saat harus berbicara di depan orang banyak.

43. Pasanglah standar yang baik bagi diri sendiri. Standar yang baik tidak harus tinggi, tapi harus mampu membuat kita termovitasi untuk meraihnya. Setelah standar itu tercapai, naikkan standar baru dan kembali raih untuk dicapai. Begitu seterusnya.

44. Saat berusaha meraih sesuatu dan gagal, pelajari kenapa kegagalan terjadi. Jangan hanya meratapi kegagalan. Setelah mengetahui mengapa bisa gagal, perbaiki, lakukan cara lain, teruslah berusaha.

45. Meski hidup adalah permainan yang serius, tapi jangan lupa untuk rileks. Jangan terlalu tegang, nikmati apa yang ada. Bersenang-senang sambil berusaha menuju cita-cita adalah cara hidup yang paling menyenangkan.

46. Pekerjaan kita tidak menentukan siapa kita, karena itu hanya pekerjaan. Yang menetukan siapa kita adalah diri kita sendiri, dan bagaimana kita memperlakukan diri serta hidup dan pekerjaan kita.

47. Mengerjakan hal-hal mudah mungkin mudah, karena namanya memang hal mudah. Tetapi, cara untuk terus mengembangkan diri adalah bersedia melakukan hal-hal sulit, sehingga kita terdorong untuk berpikir secara kreatif. Karenanya, jangan segan melakukan tugas-tugas sulit.

48. Saat memulai sesuatu, jangan berhenti di tengah jalan. Terus lanjutkan, hingga benar-benar selesai.

49. Manusia bukan hanya makhluk yang bersifat jasad atau fisik, tapi juga memiliki rohani. Karenanya, sebagaimana jasad atau tubuh membutuhkan makanan yang baik, begitu pula rohani kita. Jangan sampai rohani kita kering, kelaparan, karena tidak pernah diberi asupan yang baik.

50. Mengatakan sesuatu itu mudah. Sama mudah dengan mengucap janji atau resolusi dan semacamnya. Yang sulit adalah melakukan yang kita katakan, menepati yang kita janjikan, dan mewujudkan yang kita impikan. Karenanya, selalulah menepati ucapan dan janji, dan selalulah mewujudkan resolusi.