Sikap Sukses: Gigih, Tak Tergoyahkan (1)

Sikap Sukses: Gigih, Tak Tergoyahkan

BIBLIOTIKA - Don B. Owens, Jr. mengatakan, “Banyak orang gagal dalam hidup karena percaya pada pepatah; jika kamu tidak berhasil, cobalah lainnya. Sukses mengelak dari mereka yang mengikuti nasihat semacam itu. Impian yang menjadi kenyataan terjadi karena orang-orang itu tetap menggenggam ambisi mereka. Mereka menolak untuk kehilangan semangat. Mereka tidak pernah membiarkan kekecewaan menghambat mereka. Tantangan hanya memacu supaya lebih berusaha.”

Sikap kegigihan, kemauan dan kemampuan untuk bertahan, mengatasi keraguan, dan terus maju di tengah kekecewaan, adalah sikap sukses yang harus dimiliki oleh setiap orang yang memiliki impian dan menginginkan impiannya menjadi kenyataan.

Orang yang memiliki sikap gigih dan tak mudah tergoyahkan ini tercermin dengan begitu bagus dalam diri seorang pemuda yang tinggal di daerah dekat Boston ini. Karena dia benar-benar membutuhkan pekerjaan, dia pun mulai mencari-cari dalam iklan lowongan pekerjaan di surat kabar setiap hari.

Ketika dia melihat satu lowongan pekerjaan di Boston, dia pun duduk dan mulai menulis surat lamaran yang terbaik dan mengirimkannya lewat pos ke alamat perusahaan yang memberikan lowongan itu, yakni Kotak Pos 1935 di Boston.

Dengan cermat dia menjelaskan kualifikasinya dalam surat lamaran itu, serta kemauannya bekerja keras dan belajar. Dia menunggu lebih dari dua minggu, namun tak ada jawaban untuk surat lamarannya. Dia duduk dan kembali menulis surat lamaran kedua dan mengirimkannya kembali ke Kotak Pos 1935. Dua minggu lagi berlalu dan tetap tak ada jawaban.

Sampai di sini, bisa saja pemuda ini menghentikan niatnya. Bisa saja dia berpikir, “Mungkin ini memang belum nasibku. Aku akan mencari lowongan pekerjaan yang lain saja...”

Tetapi apakah itu yang dilakukannya? Tidak! Dia kembali menulis surat lamaran yang ketiga yang menjelaskan keinginan dan tekadnya bekerja untuk perusahaan itu. Kembali dikirimkannya surat lamaran itu ke kotak pos milik perusahaan yang ditujunya itu. Dan kembali pula tak ada jawaban. Kali ini ia menunggu sampai satu bulan, namun tetap tak ada jawaban.

Bukankah ini sudah cukup untuk membuat tekad seseorang tergoyahkan? Bukankah ini sudah cukup untuk membuat seseorang berhenti dan melupakan keinginannya? Sekali lagi pemuda ini menunjukkan kegigihannya yang tak mudah tergoyahkan. Dia menginginkan pekerjaan itu, sehingga dia mengambil langkah lebih lanjut.

Dia naik kereta api ke Boston. Lalu dia berjalan kaki dari stasiun kereta api ke kantor pos besar. Setelah memasuki gedung kantor pos, dia bertanya kepada kepala kantor pos siapa pemilik Kotak Pos 1935 dan dimana alamatnya. Kepala kantor pos memberitahukan kepadanya bahwa kantor pos tidak bisa memberikan informasi semacam itu karena telah ada dalam peraturan.

Baca lanjutannya: Sikap Sukses: Gigih, Tak Tergoyahkan (2)