Donald Trump Akan Memicu Perang Dunia III

Donald Trump Akan Memicu Perang Dunia III

BIBLIOTIKA - Donald Trump resmi menjadi Presiden Amerika Serikat, setelah mengalahkan Hillary Clinton yang menjadi pesaingnya dalam pemilu, pada 9 November 2016. Dia mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan presiden AS, yang meraih 290 suara perwakilan (electoral votes) dan Hillary Clinton meraih 218 suara.

Pada waktu berkampanye menjelang pemilu pilpres, Donald Trump menyatakan bahwa Hillary Clinton bisa memicu Perang Dunia III jika terpilih jadi presiden Amerika Serikat. Menurut Donald Trump, Hillary membahayakan AS dan dunia lewat kebijakannya di Suriah dalam melawan kelompok teroris ISIS, dan pemberontak oposisi terhadap pemerintah Suriah.

Kini, setelah Donald Trump berhasil mengalahkan Hillary Clinton, dan dia yang menjadi Presiden AS, apakah Perang Dunia III tidak akan terjadi? Apakah Amerika dan dunia benar-benar akan aman selama Donald Trump menjadi presiden negara adidaya tersebut?

Pertanyaan itu menghantui banyak orang, karena kenyataannya Donald Trump sendiri yang sepertinya ingin memicu Perang Dunia III. Sepertinya pula, AS tidak sepenuhnya aman di bawah kepemimpinan Donald Trump. Kita bisa melihat kembali janji-janji Donald Trump mengenai isu pertahanan AS, selama dia berkampanye.

Donald Trump berjanji akan membangun militer AS yang kuat, dan menambah jumlah personil militer untuk menghadapi ancaman global. Dia mengatakan, jumlah pasukan bersenjata AS akan ditambah menjadi 540 ribu personil, dari sebelumnya yang hanya 475 ribu personil. Menurut International Business Times, penambahan jumlah personil militer tersebut akan meningkatkan anggaran sebesar US$30 miliar.

Selain menambah personil militer, Donald Trump juga menjanjikan penambahan kapal perang, hingga mencapai 350 unit. Bandingkan itu dengan upaya perbaikan kapal induk oleh angkatan laut AS sebelumnya, yang hanya 308 unit.

Trump juga berencana meningkatkan kemampuan kapal perusak, agar mampu menghadang ancaman rudal dari Iran, Korea Utara, dan negara-negara lainnya. Sementara untuk memperkuat pertahanan udara AS, Trump berjanji akan menambah pesawat tempur yang saat ini berjumlah 1.113 pesawat menjadi 1.200 pesawat.

Pemerintah AS mengeluarkan anggaran pertahanan lebih dari US$600 miliar di tahun sebelumnya. Trump akan meningkatkan anggaran militer itu, dengan meminta negara-negara yang memberikan wilayahnya dipakai sebagai pangkalan militer AS untuk berkontribusi. Seperti Jerman, Arab Saudi, dan Jepang.

Pada September 2016, di sela-sela kampanye, Donald Trump menyatakan, “Sejarah menunjukkan saat Amerika tidak disiapkan ketika datang bahaya terberat. Kita ingin mencegahnya, menghindari dan mencegah konflik melalui dominasi militer kita yang tak diragukan.”

Jadi, sekarang, setelah Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, dan dia memegang kekuasaan besar, apakah Perang Dunia III tidak akan terjadi, ataukah justru ia akan memicu perang besar hingga benar-benar terjadi?

Baca juga: Kontroversi Donald Trump dan Perang Dunia III