10 Negara Teraman Jika Perang Dunia III Meletus

 10 Negara Teraman Jika Perang Dunia III Meletus

BIBLIOTIKA - Perang Dunia adalah perang berskala global yang melibatkan banyak negara di dunia. Dunia yang kita tinggali pernah mengalami dua kali perang besar semacam itu, yaitu Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Karena banyaknya negara yang terlibat dalam peperangan, maka bisa dibilang sulit untuk menemukan tempat yang benar-benar aman ketika perang dunia terjadi.

Meski begitu, bukan berarti semua negara di dunia terlibat perang. Meski ada banyak negara yang ikut dalam peperangan, namun ada negara-negara yang sama sekali tidak terlibat. Negara-negara yang tidak terlibat dalam perang global semacam itu biasanya karena faktor lokasi yang relatif terpencil di wilayah bumi, atau karena tidak memiliki kekuatan militer, atau karena memang tidak memiliki kepentingan dalam perang, atau alasan lainnya.

Jika Perang Dunia III terjadi, dan suatu negara ikut terlibat, maka hampir bisa dikatakan negara itu tidak akan aman, karena “bumbu perang” semisal bom nyasar bisa terjadi di mana pun. Karena itu, jika ingin benar-benar aman dari perang—jika memang Perang Dunia III kelak benar meletus—kita harus mencari tempat atau negara yang benar-benar terbebas dari perang, dan relatif aman dari peperangan.

Setidaknya, ada 10 negara yang aman dari pengaruh peperangan, dengan berbagai faktor. Berikut ini negara-negara tersebut.

Malta

Malta adalah pulau kecil yang terletak di Laut Mediterania, yang sama sekali tidak memiliki musuh. Dalam catatan sejarah, banyak kerajaan di masa lalu yang mencoba merebut pulau tersebut, tapi tak ada yang berhasil.

Fiji

Fiji adalah negara yang terletak di tengah-tengah Samudera Pasifik. Negara ini bebas dari intervensi negara lain, karena tidak memiliki sumber kekayaan alam. Karenanya, bisa dibilang tidak ada negara lain yang tertarik merebut Fiji.

Tuvalu

Sama seperti Fiji, Tuvalu adalah negara kepulauan yang terletak di antara Hawaii dan Australia di Samudera Pasifik. Di masa lalu, negara ini dikenal sebagai Kepulauan Ellice. Negara ini bisa terhindar dari Perang Dunia III karena lokasinya yang terpencil.

Irlandia

Irlandia terkenal sebagai negara yang netral dan tidak senang berkonflik dengan pihak mana pun. Setiap kali ada perselisihan antar-negara terjadi, Irlandia tetap netral, dan tidak turut campur. Irlandia juga tidak termasuk bagian NATO, sehingga memungkinkannya terhindar dari berbagai macam konflik.

Chili

Di kawasan Amerika Latin, Chili bisa dibilang sebagai negara paling stabil, karena minim gejolak, apalagi konflik. Selan itu, Chili juga dikelilingi pegunungan Andes, yang dapat melindunginya dari perang.

Swiss

Swiss sudah terkenal sejak masa lalu sebagai negara yang netral. Dulu, ketika Perang Dunia I atau Perang Dunia II pecah, Swiss dalam posisi netral. Kenyataannya, negara yang dikelilingi pegunungan ini juga terkenal aman, baik sebagai tempat tinggal maupun dalam bidang keuangan. Faktor itulah yang menjadikan banyak orang menyimpan uang mereka di Swiss, dan bisa dibilang semua pihak berusaha menjaga Swiss tidak mengalami masalah, agar uang mereka tetap aman.

Selandia Baru

Selandia Baru adalah salah satu negara kaya, dan tergolong negara yang damai. Negara ini bisa dibilang bebas dari segala konflik dengan negara lain. Selain itu, tempatnya yang terpencil menjadikan Selandia Baru tidak akan terjangkau oleh perang.

Bhutan

Bhutan juga negara yang damai, dan tidak suka berkonflik dengan pihak mana pun. Selain itu, negara ini terletak di pedalaman pegunungan Himalaya, sehingga memiliki pertahanan atau perlindungan yang kuat jika perang besar terjadi.

Denmark

Denmark adalah negara yang indah sekaligus damai, dan berdekatan dengan Greenland. Karena lokasinya yang terpencil, Denmark juga bisa jauh dari risiko serangan negara lain.

Islandia

Dalam Indeks Perdamaian Global tahun 2015, Islandia menempati peringkat teratas. Karenanya, negara ini benar-benar aman. Selain karena tidak suka berkonflik dengan negara lain, Islandia juga dikelilingi pegunungan yang memungkinkan para penduduknya aman dari pengaruh perang.