Tangga Ajaib dan Genius yang Terlupakan

 Tangga Ajaib dan Genius yang Terlupakan

BIBLIOTIKA - Escherian Stairwell atau Tangga Escherian adalah nama sebuah karya seni berbentuk tangga yang telah membuat banyak orang tercengang dan kebingungan. Karya seni itu dibuat oleh arsitek Filipina bernama Rafael Nelson Avoganda, pada tahun 1968.

Selain disebut Escherian Stairwell atau Escher’s Loop, model rancangan tangga yang ajaib itu juga sering disebut Magic Stairs, Illusion Stairs, Impossible Staircase, Endless Stairs, Continuous Staircase, Penrose Stairs, Penrose Steps, dan lain-lain. Meski begitu, nama Escherian Stairwell yang paling terkenal.

Escherian Stairwell sebenarnya berbentuk tangga biasa, mirip tangga darurat yang biasa ada di gedung-gedung besar. Yang unik, tangga ini seperti mengacaukan logika, karena orang yang menaikinya hanya berputar-putar di satu tempat, padahal mereka merasa terus naik ke atas. Jadi, saat naik tangga dari lantai satu ke lantai dua, orang merasa sedang naik. Tetapi, kemudian, entah bagaimana, mereka kembali naik dai lantai satu ke lantai dua, dan begitu seterusnya.

Terkait nama Escherian Stairwell, yang disematkan pada rancangan tangga unik yang ajaib ini, berasal dari nama seorang genius yang sempat terlupakan, yaitu Maurits Cornelis Escher atau M.C Escher. Dia seniman grafis asal Belanda, yang pada 17 Juni 1898 dan meninggal pada 27 Maret 1972 dengan usia 73 tahun. Dari nama “Escher” itulah, sebutan “Escherian Stairwell” diperoleh.

Cornelis Escher terkenal karena kreasi konstruksinya yang mengagumkan, yang disebut Ascending and Descending, serta Relativity and Transformation Prints. Ascending and Descending adalah salah satu karya seni paling terkenal karya Escher, yang menggambarkan sebuah bangunan besar beratap dengan tangga yang tak pernah berakhir (Neverending Stairwell).

Semula, dia menempuh pendidikan arsitektur di Sekolah Tinggi Teknologi di Delft pada 1918, juga menempuh pendidikan militer. Namun, karena kesehatan yang memburuk, dia tidak bisa meneruskan pendidikan, sampai kemudian dikeluarkan dari pendidikan militer pada 1919.

Sejak itu, Cornelis Escher tidak lagi melanjutkan pendidikan. Mengisi kekosongan hidupnya, dia banyak menggambar dan mulai menggunakan ukiran kayu sebagai medium gambarnya. Banyak orang dari seluruh dunia mengagumi karyanya, dan menamai aliran model-model gambar ilusinya dengan istilah “Escherian”.

Selama hidupnya, Cornelis Escher telah membuat 448 litograf, ukiran kayu, dan lebih dari 2.000 gambar serta sketsa lainnya. Seperti beberapa pendahulunya, semacam Michelangelo, Leonardo da Vinci, Albrecht Durer, dan Hans Holbein, Cornelis Escher adalah orang yang kidal.

Selain menekuni profesi seniman grafis, Cornelis Escher juga menjadi ilustrator buku, perancang permadani, perancang prangko, dan perancang mural, termasuk gambar sebuah tangga dengan konsep aneh dan tidak biasa, yang kemudian dinamai Escherian Stairwell. Di masa kini, tangga ajaib itu dibuat replikanya, dan berada di Rochester Institute of Technology (RIT) Amerika Serikat.