Rangkaian Peristiwa yang Akan Memicu Perang Dunia III (Bagian 2)

 Rangkaian Peristiwa yang Akan Memicu Perang Dunia III

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Rangkaian Peristiwa yang Akan Memicu Perang Dunia III - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Kedelapan, Korea Utara akan beraliansi dengan Suriah. Fidel Castro pernah menyatakan, cepat atau lambat Amerika Serikat akan menyerang Korea Utara. Lebih dari itu, Israel menduga bahwa Korea Utara telah memberikan bantuan penting pada program rudal Iran dan Suriah.

Kesembilan, Mesir memperlihatkan sikap bahwa mereka memihak kepada rezim Suriah, dan hal itu membuat opisisi Suriah dan Barat khawatir. Mesir bahkan telah mengirimkan duta besarnya yang baru untuk Suriah, yang memberi pesan secara implisit kepada dunia bahwa mereka mendukung eksistensi Suriah. Kenyataannya, hubungan historis penuh damai antara Mesir dan Suriah memang sangat erat.

Kesepuluh, Libya akan kembali bergolak sebagaimana Irak dan Afghanistan, dan para pendukung setia Khadafi akan melakukan pembalasan terhadap serangan yang pernah dilakukan AS di negara mereka.

Kesebelas, Lebanon diperkirakan akan membara kembali. Hal itu dimungkinkan, karena Israel masuk dari Lebanon Utara untuk melawan pasukan Hizbullah. Setelah itu, Israel menganeksasi Suriah dengan alasan mengurangi determinasi Iran di kawasan tersebut.

Kedua belas, Prancis akan melakukan peran penting di Suriah, terutama sebagai corong AS dalam memberitakan informasi dan menciptakan kondisi sesuai “strategi khusus” dalam rencana penegakan demokrasi untuk Suriah.

Sementara itu, negara-negara Arab akan terpecah karena tekanan dan pengaruh kelompok Ihwanul Muslimin, yang meminta dukungan AS dalam mematahkan dominasi penguasa setempat. Demi eksistensi dan terjaminnya kekuasaan mereka, para pemimpin Arab setuju memberi dukungan kepada Ikhwanul Muslimin dan AS.

Akhirnya, Korea Utara dan Korea Selatan akan terlibat perang terbuka di Laut Kuning. Cina memainkan peranan penting membela Korea Utara. Korea Selatan kemungkinan besar akan kewalahan menghadapi tekanan hebat dari Korea Utara dan Cina.

Seiring dengan itu, Australia menebarkan teror di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia. Beberapa pulau terluar terpaksa diserahkan dengan alasan menjadi basis militer dan logisitik untuk membantu Korea Selatan dari terkaman Cina dan Korea Utara.

Melihat dan mempelajari serpihan-serpihan peristiwa tersebut, banyak pihak memprediksi bahwa kepingan-kepingan peristiwa itulah yang kelak akan memicu terjadinya perang global atau Perang Dunia III.

Berdasarkan serpihan-serpihan di atas, dapat dilihat bahwa eskalasi militer terjadi mulai dari Mediterania (Libya, Suriah, Lebanon, Iran) sampai ke Laut Cina Selatan (RRC, Korea Utara, dan Rusia) telah menjadi target AS untuk mewujudkan pemerintahan satu dunia (globalisasi) melalui pengaruh politik dengan cara perang.

Jika kenyataan itu benar-benar terjadi, maka Perang Dunia III adalah perang global paling mengerikan, karena tidak hanya akan melibatkan pasukan dalam jumlah luar biasa besar, tidak hanya menggunakan teknik dan persenjataan canggih, tapi juga akan menggunakan nuklir yang akan menciptakan kerusakan besar-besaran di muka bumi.

Kenyataan itu telah dikhawatirkan oleh Albert Einstein jauh-jauh hari, ketika ia mengatakan, “Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan dilakukan, tetapi Perang Dunia IV akan dilakukan dengan tongkat dan batu.”