Manuskrip Kuno di Turki, dan Ramalan Perang Dunia (1)

Manuskrip Kuno di Turki, dan Ramalan Perang Dunia

BIBLIOTIKA - Berabad-abad lalu, sebuah manuskrip kuno ditemukan di Turki, dan isinya bisa dibilang sebagai ramalan Perang Dunia. Dalam manuskrip yang sudah aus itu terdapat pengungkapan mengenai peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi di masa mendatang. Saat ini, manuskrip kuno tersebut disimpan di Muesum Topkafi, Istambul, Turki.

Di dalam manuskrip tersebut—yang tampaknya ditulis Abu Hurairah—diceritakan bahwa suatu malam, selepas isya’, Nabi Muhammad SAW memberi pelajaran pada sahabat-sahabatnya. Namun, pelajaran malam itu berbeda dengan pelajaran yang biasa beliau sampaikan. Malam itu, Nabi Muhammad SAW membicarakan mengenai peristiwa-peristiwa penting yang akan terjadi di masa mendatang, sampai datangnya hari kiamat.

Tertulis di manuskrip tersebut, Nabi Muhammad SAW berkata pada para sahabat, “Tidak ada seorang pemimpin pun di masa mendatang yang memimpin 300 orang atau lebih, kecuali aku diberitahu nama dan ciri-cirinya.” Setelah itu, Nabi Muhammad SAW menyebutkan nama-nama para pemimpin yang kelak akan lahir di muka bumi.

Seorang sahabat berkata, “Kami malam itu berkompetisi adu hafalan tentang nubuwah-nubuwah Nabi. Kami tak sanggup menghafal semua nama itu. [Mungkin karena nama-nama non-Arab dan lokasi kejadiannya yang futuristik, untuk zaman itu. Misalnya, Nabi menyebut kata Jirman (Jerman), Hitler, Ar-Rusy (Rusia), dan lain-lain]. Para sahabat masih mudah menghafal nama-nama seperti Anwar Sadat, Saddam, Nasher, dan lain-lain, atau lokasi seperti Mesir, negeri Isra’ Mi’raj (Palestina, Israel), Bani Israil, dan lain-lain.”

Semua penjelasan dan percakapan itu terdapat di manuskrip kuno yang ditemukan di Turki, namun waktu itu orang-orang kesulitan memahami isinya. Bahkan, konon, Nostradamus mengadaptasi atau mengadopsi isi manuskrip kuno itu—karena ia bisa membaca isinya—sehingga bisa menyebutkan ramalan-ramalan yang kemudian benar-benar terjadi.

Kini, setelah ilmu pengetahuan telah berkembang pesat, isi manuskrip kuno itu pun mulai bisa dipahami isinya, dan berikut ini perkataan Nabi yang terdapat dalam manuskrip kuno tersebut. Penerjemahan ini dilakukan oleh seorang peneliti, yang menerjemahkan isi manuskrip kuno itu dengan judul “Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb“. Berikut ini cuplikannya:

“Perang akhir zaman adalah Perang Dunia, yakni kali ketiga sesudah dua perang besar sebelumnya. Banyak sekali yang mati di dalamnya. Perang dikobarkan oleh seorang laki-laki yang merupakan kucing besar di negeri gelas dan mahkota di kepala. Sementara Perang Kedua dikobarkan oleh seorang laki-laki yang nama panggilannya adalah Tuan Besar dan seluruh dunia memanggilnya Hitler.

“Dalam rangkaian (hitungan) Hijrah sesudah seribu tiga ratus (tahun), dan mereka mengikat perjanjian yang di situ Raja Roma melihat bahwa perang semesta dunia pasti terjadi. Dan waktu tidak berjalan tanpa perjanjian dan perjanjian. Lalu berkuasalah seorang laki-laki dari negeri bernama Jirman, bernama Al-Hirr. Ia ingin menguasai seluruh dunia. Memerangi semua bangsa di negeri-negeri salju dan kebaikan. Ia bergerak dengan murka Allah sesudah beberapa tahun api (menyala). Ia ingin membunuh rahasia Ar-Rusy atau Ar-Rus.

Baca lanjutannya: Manuskrip Kuno di Turki, dan Ramalan Perang Dunia (2)