Jika Mendapati Pungli, Anda Bisa Lapor ke Sini

Jika Mendapati Pungli, Anda Bisa Lapor ke Sini

BIBLIOTIKA - Pungli adalah singkatan “pungutan liar”. Pungli sering kali terjadi di berbagai tempat dan berbagai kesempatan, khususnya yang terkait dengan pengurusan tertentu. Misalnya, pengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi), pengurusan pembuatan dokumen tertentu, dan lain-lain. Pungli juga bisa terjadi di tempat semisal jalan raya, tempat oknum polisi memanfaatkan lalu lintas berat (misal truk muatan) untuk menarik pungutan liar.

Praktik semacam itu bisa dibilang sudah sangat menggejala dan telah terjadi sejak zaman dulu. Namun, sayangnya, pemerintah kurang memperhatikan hal tersebut, sehingga pungli pun seolah menjadi budaya. Saat akan mengurus sesuatu semisal SIM atau semacamnya, masyarakat jadi terbiasa dengan hal itu, dan mereka mau tak mau harus mengeluarkan uang ekstra untuk membayar pungli.

Kini, pemerintah tampaknya mulai memperhatikan hal tersebut, bahkan mulai mengambil sikap tegas. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan membentuk satgas atau satuan tugas khusus untuk memberantas pungutan liar, yang disebut Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar). Satgas ini bertugas melakukan inspeksi atau pemeriksaan terkait kemungkinan adanya praktik pungli di lapangan.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan langsung, satgas tersebut juga menerima masukan atau pengaduan masyarakat terkait pungli. Menko Polhukam Wiranto menjelaskan, “Satgas ini terbuka (menerima) masukan dari masyarakat, artinya terbuka pelibatan masyarakat langsung. Jadi, yang mencari di mana tempat-tempat terjadi pungli tidak hanya satgas, tidak hanya unit saber pungli, tapi masyarakat diminta ikut aktif melaporkan langsung kepada satgas saber pungli.”

Wiranto menyampaikan hal tersebut dalam acara jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (21/10/2016). Dalam jumpa pers itu juga hadir Seskab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jaksa Agung Mm Prasetyo, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno.

Lebih lanjut, Wiranto menjelaskan bahwa saat ini telah dibuka situs khusus untuk mengadukan praktik pungli, serta hotline khusus untuk pengaduan. Situs khusus tersebut beralamat di http://saberpungli.id, sementara hotline SMS tersedia di nomor 1193, atau telepon langsung dengan nomor 193.

Karenanya, jika Anda sewaktu-waktu mendapati praktik pungutan liar, Anda bisa mengadukannya lewat situs, SMS, atau menelepon langsung ke nomor yang telah disebut di atas. Jadi, jika sewaktu-waktu Anda perlu membuat suatu dokumen atau mengurus surat tertentu, dan Anda diminta membayar biaya yang tidak sesuai ketentuan, Anda tidak perlu bingung. Karena sekarang Anda bisa melaporkannya, agar oknum petugas yang melakukan praktik pungli bisa ditindak.

Menko Polhukam Wiranto juga menyatakan hal tersebut. Ia mengatakan, “Diharapkan ada cross check dari masyarakat. Kalau dari satgas kurang cepat, masyarakat bisa beri laporan. Ini sangat akurat dari masyarakat, karena masyarakat mengalami langsung.”

Apakah aman jika kita melaporkan praktik pungli yang dilakukan oknum petugas? Wiranto menjamin, bahwa identitas pelapor akan dirahasiakan. Ia mengatakan, “Terpenting identitas pelapor dirahasiakan. Jangan sampai masyarakat ragu. Dengan begitu, masyarakat silakan lapor.”

Karena itu, mari kita manfaatkan sarana yang telah disediakan pemerintah, yaitu hotline untuk melaporkan praktik pungli, dan mari kita bersama berantas praktik tercela ini. Sudah saatnya negeri ini bersih dari tindakan oknum-oknum tak bertanggung jawab, dan sudah saatnya masyarakat Indonesia mendapat pelayanan yang baik tanpa pungutan liar.