Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III (Bagian 4)

 Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III - Bagian 3). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Penyebaran militer Amerika Serikat-NATO-Israel, termasuk latihan militer dan latihan yang dilakukan di perbatasan Rusia dan Cina, segera membuahkan hubungan langsung dengan perang yang diusulkan terhadap Iran. Ancaman terselubung, termasuk pengaturan waktu, merupakan suatu petunjuk yang jelas terhadap kekuasaan semasa era Perang Dingin untuk tidak campur tangan dalam cara apa pun yang dapat mengganggu terhadap serangan yang dipimpin Amerika Serikat terhadap Iran.

Peperangan global

Tujuan strategis jangka menengah adalah untuk menargetkan Iran dan menetralisir sekutu Iran, melalui diplomasi kapal perang (gunboat diplomacy). Sementara tujuan militer jangka panjang adalah menargetkan Cina dan Rusia.

Sementara Iran adalah target langsung, penyebaran militer tak terbatas dilakukan ke Timur Tengah dan Asia Tengah. Agenda militer global telah dirumuskan. Hal itu bisa dilihat dari penggelaran pasukan koalisi dan sistem persenjataan maju oleh Amerika Serikat, NATO, dan mitra-mitranya, yang berlangsung secara bersamaan di seluruh wilayah utama Dunia.

Tindakan militer Amerika Serikat di lepas pantai Korea Utara juga merupakan bagian dari desain global. Di sana, Amerika Serikat, sekutu, dan NATO melakukan latihan militer, latihan perang, penyebaran senjata, dan lain-lain, yang tujuannya diarahkan untuk penyerangan terhadap Rusia dan Cina. Lebih lanjut, berikut ini langkah-langkah yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya, dalam menempatkan kekuatan-kekuatan militer mereka:

  1. Di Semenanjung Korea, Laut Jepang, Selat Taiwan, Laut Cina Selatan, untuk mengancam Cina.
  2. Penggelaran rudal Patriot di Polandia, ditujukan untuk mengancam Rusia. 
  3. Penyebaran angkatan laut di Bulgaria, Rumania, dan di Laut Hitam, untuk mengancam Rusia. 
  4. Penyebaran pasukan Amerika Serikat dan NATO di Georgia. 
  5. Penyebaran angkatan laut di Teluk Persia, termasuk kapal selam Israel, diarahkan untuk Iran.


Secara serentak, militerisasi juga terjadi di wilayah Timur Mediterania, Laut Hitam, Karibia, Amerika Tengah, dan wilayah Andean di Amerika Selatan. Di Amerika Latin dan Karibia, ancaman diarahkan terhadap Venezuela dan Kuba.

Bantuan militer Amerika Serikat

Senjata berskala besar telah ditransfer ke negara-negara yang terpilih, di bawah bendera “bantuan militer” Amerika Serikat, termasuk kesepakatan persenjataan sebesar 5 miliar dollar dengan India, yang dimaksudkan untuk membangun kemampuan militer India yang diarahkan terhadap Cina. (Lihat Huge U.S., India Arms Deal To Contain China, Global Times, July 13, 2010).

Rick Rozoff menyatakan, “Penjualan senjata akan meningkatkan hubungan antara Washington dengan New Delhi, dan disengaja atau tidak akan memiliki efek yang menahan terhadap pengaruh Cina di wilayah tersebut.” (Lihat Rick Rozoff, Confronting Both China and Russia: U.S. Risks Military Clash With China In Yellow Sea, Global Research, July 16, 2010)

Amerika Serikat memiliki perjanjian kerja sama militer dengan sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Singapura, Vietnam, dan Indonesia, meliputi “bantuan militer” serta partisipasi dalam latihan perang pimpinan Amerika di Pacific Rim (Juli-Agustus 2010).

Perjanjian itu mendukung penyebaran senjata yang ditujukan terhadap Republik Rakyat Cina. (Lihat Rick Rozoff, Confronting both China and Russia: U.S. Risks Military Clash With China In Yellow Sea, Global Research, July 16, 2010).

Begitu pula, dalam hal yang berkaitan dengan serangan yang direncanakan terhadap Iran, Amerika Serikat mempersenjatai negara-negara Teluk (Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab) dengan rudal pencegat darat, Patriot Advanced Capability-3 dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), serta yang berpangkalan di laut, yaitu pencegat rudal Standar-3 yang terpasang pada kapal perang kelas Aegis di Teluk Persia. (Lihat Rozoff Rick, NATO’s Role In The Military Encirclement Of Iran, Global Research, February 10, 2010).

Baca lanjutannya: Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III (Bagian 5)