Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III (Bagian 6)

Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Dokumen Rahasia Tentang Skenario Perang Dunia III - Bagian 5). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Media Barat memukul genderang perang. Tujuannya adalah untuk menanamkan kepercayaan secara diam-diam melalui pengulangan laporan media, karena semata-mata berdasarkan dugaan bahwa ancaman Iran adalah nyata, dan bahwa Republik Islam Iran harus dihancurkan.

Upaya Amerika dalam membangun sebuah konsensus proses untuk berperang bisa dibilang mirip inkuisisi Spanyol. Hal itu mengharuskan dan menuntut ketundukan terhadap gagasan bahwa perang adalah usaha kemanusiaan.

Dikenal dan didokumentasikan, ancaman nyata terhadap keamanan global berasal dari aliansi Amerika Serikat-NATO-Israel, sekalipun demikian realitasnya dalam lingkungan inquisitorial adalah terbalik; para penghasut perang berkomitmen untuk perdamaian, para korban perang diperkenalkan sebagai tokoh utama perang.

Padahal, pada tahun 2006, hampir dua pertiga orang Amerika menentang tindakan militer terhadap Iran. Tetapi, setelah itu, jajak pendapat Reuter-Zogby pada Februari 2010 menunjukkan bahwa 56% orang Amerika mendukung aksi militer Amerika Serikat-NATO terhadap Iran. Membangun sebuah konsensus politik yang didasarkan pada sesuatu yang sama sekali bohong, bagaimana pun hanya mengandalkan posisi resmi mereka yang merupakan sumber kebohongan.

Gerakan anti-perang di Amerika Serikat, yang sebagian telah diinfiltrasi dan dikooptasi, berasumsi pada posisi yang lemah berkaitan dengan Iran. Gerakan antiperang terpecah. Penekanannya hanya terhadap perang yang telah terjadi (Afghanistan dan Irak) daripada tegas menentang perang yang sedang dipersiapkan dan yang dirancang Pentagon. Sejak pelantikan pemerintahan Obama, gerakan antiperang telah kehilangan beberapa daya pendorongnya.

Selain itu, mereka yang aktif menentang perang di Afghanistan dan Irak, tidak menentang pelaksanaan “pengeboman hukuman” yang diarahkan kepada Iran, juga tidak mengkategorikan pengeboman tersebut sebagai tindakan perang yang berpotensi menjadi awal Perang Dunia III. Skala protes antiperang dalam kaitannya dengan Iran sangat minim, dibandingkan demonstrasi rakyat yang mendahului pemboman dan invasi Irak pada 2003.

Operasi Iran juga tidak ditentang di arena diplomatik oleh Cina dan Rusia, mendapat dukungan dari pemerintah negara-negara Arab garis depan yang terintegrasi ke dalam NATO, yang disponsori dialog Mediterania. Hal itu juga mendapat dukungan diam-diam opini publik Barat.

Karenanya, para aktivis antiperang menyerukan kepada orang-orang di seluruh wilayah Amerika, Eropa Barat, Israel, Turki, dan di seluruh dunia, untuk menentang rencana militer, melawan pemerintah mereka yang mendukung tindakan militer terhadap Iran, terhadap media yang berfungsi menutupi implikasi menghancurkan dari perang terhadap Iran. Agenda militer Amerika Serikat akan mendorong rusaknya sistem ekonomi global, yang memiskinkan kawasan besar penduduk dunia.

Fakta skenario lain

New World Order atau One World Goverment (NWO/OWG) adalah sebuah megaproyek—yang juga sering diistilahkan dengan sebutan “Globalisasi”—adalah proyek rencana besar yang telah tercatat dalam program utama AS dalam Patriot Act, yang merupakan bagian Undang-Undang yang memiliki pengaruh paling besar di AS.

NWO/OWG berorientasi pada penyatuan ekonomi dunia dan dalam pengaruh AS. Program itu mendapat tentangan dari Rusia dan Cina, sebagai negara yang diperkirakan AS dan sekutunya sebagai negara yang paling dapat mempengaruhi program tersebut berjalan dengan segera atau tidak sama sekali.

Potensi itu semakin nyata, ketika terjadi perpecahan dalam sidang Dewan Keamanan PBB mengenai rencana penegakan demokrasi di Suriah, yang telah mendapat penolakan oleh Rusia dan Cina. Dalam kapasitas sebagai negara yang paling diperhitungkan oleh AS, kedua negara tersebut dan “sekutunya” berpotensi menganggu terlaksananya program NWO/OWG. Akibatnya, AS, NATO, dan sekutunya, tidak dapat menerima begitu saja tantangan yang diperlihatkan oleh Rusia dan Cina.

Yang menarik bagi kita adalah, jika Perang Dunia III terjadi, dari manakah asal terciptanya jalan menuju Perang Dunia III? Apakah dari Libya, Iran, Mesir, Turki, Israel, Cina, Rusia, ataukah dari Suriah? Jawabannya bisa dilihat di sini: 10 Hal yang Akan Memicu Pecahnya Perang Dunia III