Tips Menyeduh dan Menyimpan Teh

Tips Menyeduh dan Menyimpan Teh

BIBLIOTIKA - Teh adalah minuman yang banyak disukai, khususnya di Indonesia. Selain itu, teh merupakan jenis minuman yang “netral” untuk disajikan kepada tamu. Berikut ini beberapa tip yang bisa digunakan untuk menyeduh dan menyimpan teh:

Menyeduh teh dalam air hangat atau panas akan mengeluarkan aroma dan khasiatnya. Teh yang nikmat hanya dihidangkan sekali saja hingga air dalam teko habis, termasuk teh celup. Menyimpannya di udara terbuka atau lemari es bisa menghilangkan rasa dan aromanya.

Menyeduh teh hitam: Teh hitam diseduh dengan air dalam ketel yang sudah mendidih, pada waktu gelembung didih air besar-besar (suhu 95 sampai 100 derajat Celcius). Masukkan teh hitam ke dalam poci, lalu tuangkan air. Diamkan selama 1 sampai 4 menit. Untuk hasil yang lebih kental, penyeduhan dilakukan lebih lama lagi.

Menyeduh teh oolong atau teh hijau: Teh diseduh dengan air dengan gelembung didih sedang (suhu 85 sampai 95 derajat Celcius). Agar teh hijau nikmat, seduh selama 1 sampai 2 menit dalam air bersuhu 70 sampai 80 derajat Celcius.

Bagaimana cara menyimpan teh kering yang baik? Simpanlah teh dalam tempat tertutup dan kedap udara, agar tidak lembap dan terkontaminasi.


Tips agar air es berbau harum

Kita pasti suka menyimpan air putih di lemari es sebagai persediaan jika membutuhkan minuman dingin. Nah, kalau Anda ingin air putih Anda tidak hanya dingin, tetapi juga berbau harum, Anda bisa menggunakan tip berikut.

Ketika Anda merebus air yang direncanakan untuk air minum, masukkanlah daun pandan ke dalam air rebusannya. Setelah mendidih, dinginkan air itu, lalu masukkan ke dalam botol, dan simpanlah di lemari es seperti biasa. Nah, air minum Anda pun kini tidak hanya dingin dan segar, tetapi juga harum.