Tips agar Makanan Tidak Hilang Nilai Gizinya

 Tips agar Makanan Tidak Hilang Nilai Gizinya

BIBLIOTIKA -  Agar asupan nutrisi dan sayuran bisa optimal, kita disarankan agar mengkonsumsi sayuran dalam keadaan mentah, sehingga kandungan zat gizi tidak terurai karena proses masak/pemasakan. Hanya saja pada zaman sekarang sayuran pasti tercemar oleh bahan kimia (pupuk dan pestisida), sehingga kita harus mengolahnya.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah sayuran, agar kandungan gizinya tetap terjaga:

Vitamin B dan C mudah larut dalam air, jadi sebaiknya sayuran tidak direndam dalam air, tetapi dicuci di bawah air yang mengalir, misalnya di air kran.

Sebaiknya Anda mengolah sayuran dengan cara mengukus/steam, untuk mempertahankan nilai gizinya.

Agar terhindar dari oksidasi, sebaiknya perlakukan sayuran seperti berikut; pada waktu merebusnya, sebaiknya tidak menggunakan banyak air. Panaskanlah dulu airnya hingga mencapai suhu 60 sampai 85 derajat Celcius, lalu sayuran baru dimasukkan. Masukkan sayur, tutup, lalu biarkan selama dua menit saja. Setelah itu angkat dan tiriskan.


Tips mencegah tahu berasa asam

Seperti yang Anda ketahui, tahu mudah sekali asam. Untuk menghindarinya, belilah tahu yang masih baru. Untuk mengetahui tahu yang masih baru, tekan saja dengan jari. Tahu yang baru biasanya terasa lembut, sedangkan tahu yang lama biasanya lebih keras.

Setelah sampai di rumah, rebuslah tahu dalam air mendidih selama 5 sampai 10 menit untuk menghentikan fermentasi. Setelah dingin, tahu dapat diolah segera, atau disimpan dalam waktu cukup lama di lemari pendingin. Agar permukaan tahu tidak kering, simpanlah tahu dalam wadah yang kedap udara serta rapat.