Panduan Pintar Penataan Dapur

 Panduan Pintar Penataan Dapur

BIBLIOTIKA - Bagi orang yang suka memasak, dapur merupakan tempat paling menyenangkan di rumah. Karenanya, peralatan dapur masa kini pun didesain dengan secantik mungkin, untuk memanjakan orang-orang yang suka aktif di dapur.

Agar selalu betah berlama-lama di dapur, peralatan dan perlengkapan yang bagus saja kadang tidak cukup, karena kita pun perlu menata dapur rumah dengan penataan yang baik, sekaligus efektif, dan enak dipandang. Berikut ini tip penataan dapur yang bisa Anda lakukan untuk mempercantik dapur Anda, sekaligus menjadikannya lebih efektif.

Berdasarkan fungsinya, dapur dibagi menjadi dua, yaitu dapur basah dan dapur kering.

Dapur basah adalah bagian yang digunakan untuk melakukan kegiatan masak-memasak sebenarnya, seperti menyiapkan makanan dari sejak mentah sampai diolah menjadi masakan matang yang siap untuk disantap.

Sedang dapur kering adalah bagian yang biasanya digunakan untuk membuat makanan yang ringkas dan mudah disajikan, seperti menyiapkan sarapan pagi. Bagi sebagian keluarga, dapur kering juga dapat dijadikan sebagai tempat berkumpul keluarga sambil menikmati hidangan kecil.

Selain itu, agar fungsi dapur benar-benar efektif serta enak dipandang, Anda dapat membentuk dapur Anda dengan model atau prinsip segitiga, yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan, persiapan, dan memasak.


Tips membersihkan dinding dapur

Dinding dapur biasanya ditutup keramik, dengan tujuan agar lebih mudah dibersihkan—karena memiliki permukaan yang licin. Namun, meski begitu, dinding dapur mudah kotor, khususnya yang berdekatan dengan peralatan masak, karena seringnya terpapar api kompor, asap atau noda masakan, atau bahkan sampai tumpahan minyak goreng.

Ketika kotoran itu semakin menumpuk, lama-lama kotoran itu pun jadi sulit dibersihkan. Nah, untuk membersihkannya kembali, Anda bisa menggunakan sabun cuci piring. Olesi dinding yang kotor tersebut dengan sabun cuci piring, kemudian dilap dengan kain biasa.


Tips membersihkan bak cuci

Bak cuci di dapur biasa digunakan untuk mencuci aneka macam peralatan dapur, dari gelas dan piring, sampai panci. Karena tugasnya untuk membersihkan makanan atau alat makan, maka seharusnya bak cuci merupakan bagian yang paling bersih. Tetapi tidak jarang, karena perawatan yang ceroboh, makanan sisa tersangkut di saluran air. Akibatnya, bak cuci justru menjadi tempat bersarangnya kuman dan penyakit.

Bagian yang biasanya paling kotor adalah bagian kran. Kran menjadi kotor akibat menumpuknya sisa-sisa sabun. Jika kran di dapur Anda terbuat dari bahan krom, Anda bisa mencucinya dengan air sabun. Setelah dicuci, bilas dengan air biasa, lalu keringkan dengan lap. Untuk memudahkan Anda mencucinya, Anda bisa memanfaatkan sikat gigi bekas, karena sangat efektif dan mampu menjangkau semua bagian kran.

Setelah kran, bak cuci juga perlu dibersihkan. Jika bak cuci Anda terbuat dari bahan fiberglass, hindari menggunakan pembersih yang keras. Gunakan saja campuran baking soda dan air, lalu disikatkan pada permukaan bak cuci. Setelah itu gosok dengan busa lembut. Bilas, lalu keringkan dengan lap.

Jika bak cuci Anda terbuat dari keramik atau stainless steel, hindari penggunaan cairan asam sebagai pembersih, karena dapat menghilangkan kilap keramik. Cukup gunakan air hangat yang dicampur deterjen. Setelah mencuci, bilaslah dengan air bersih.