Mengenal Tipe-tipe Buah Berdasarkan Pomologi (2)

 Mengenal Tipe-tipe Buah Berdasarkan Pomologi

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Mengenal Tipe-tipe Buah Berdasarkan Pomologi 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Buah berbelah (schizocarpium)

Buah berbelah (schizocarpium) memiliki dua ruang atau lebih, masing-masing dengan sebutir biji di dalamnya. Jika memecah, ruang-ruang itu terpisah, namun bijinya masih terbawa di dalam ruang, sehingga masing-masing ruang seolah buah kurung yang tersendiri. Contohnya adalah kemangi (Ocimum), beberapa jenis anggota Malvaceae, dan lain-lain.

Buah kendaga

Buah kendaga (rhegma) seperti buah belah, namun ruang-ruang itu masing-masing memecah, sehingga bijinya terlempar keluar. Masing-masing ruang terbentuk dari satu daun buah. Contohnya adalah para (Hevea) dan jarak (Ricinus).

Buah kotak

Buah kotak terdiri atas satu atau beberapa daun buah, dan berbiji banyak. Buah ini memecah jika masak, namun kulit buah yang pecah sampai lama tidak terlepas dari tangkai buah.

Ada banyak macam buah kotak. Buah kotak sejati (capsula) terdiri atas dua daun buah atau lebih; jumlah ruangannya sesuai dengan jumlah daun buah asalnya. Buah ini membuka dengan bermacam cara. Contohnya adalah durian (Durio) dan anggrek (Orchidaceae). Daging buah durian yang dimakan sebetulnya arilus (salut biji), perbesaran dari selaput penutup biji.

Buah bumbung

Buah bumbung (folliculus) berasal dari bakal buah yang terdiri atas satu daun buah dengan banyak biji. Jika masak, kotak terbelah menurut salah satu kampuhnya, biasanya kampuh perut. Contohnya adalah widuri (Calotropis) dan kepuh (Sterculia).

Buah polong

Buah polong (legumen) terdiri atas satu daun buah dengan satu ruangan dan banyak biji; sering pula ruangan itu terpisah-pisah oleh sekat semu. Jika masak, ruangan akan terbuka menurut kedua kampuhnya yang memanjang. Contohnya adalah aneka jenis polong-polongan (Fabaceae, atau dulu disebut Leguminosae).

Buah lobak

Buah lobak (siliqua) tersusun dari dua daun buah, dengan satu ruangan yang tersekat oleh sekat semu. Buah terpecah menurut kedua kampuhnya ketika masak, namun ujungnya masih berlekatan. Biji sebentar masih melekat pada sekat semu, yang sebetulnya adalah tembuni, sebelum akhirnya terlepas. Contohnya adalah jenis suku sawi-sawian (Brassicaceae, atau dulu dikenal sebagai Cruciferae).

Buah berdaging

Buah-buah tunggal berdaging pada umumnya tidak memecah (membuka) ketika masak. Salah satu perkecualiannya adalah pala (Myristica). Beberapa bentuk buah berdaging, di antaranya adalah buah buni.

Buah buni

Buah buni sebangsa ceplukan (Physalis peruviana), terlindung oleh kelopak bunga yang turut berkembang bersama buah.

Buah buni (bacca) mempunyai dinding buah yang terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan luar (eksokarp atau epikarp) yang tipis, dan lapisan dalam (endokarp) yang tebal, lunak, dan berair. Biji-biji lepas dalam lapisan dalam tersebut. Contohnya adalah buni (marga Antidesma), belimbing (Averrhoa), jambu biji (Psidium), serta tomat dan terung (Solanum).

Buah mentimun

Buah mentimun (pepo) serupa dengan buah buni, namun dengan dinding luar yang lebih tebal dan kuat. Pada buah yang masak, di tengahnya sering terdapat ruangan, dan daging buahnya bersatu dengan banyak biji di dalam ruangan tersebut. Contohnya adalah mentimun (Cucurbita) dan kerabatnya.

Buah jeruk

Buah jeruk (hesperidium) adalah variasi dari buah buni, dengan tiga lapisan dinding buah. Lapisan luar yang liat dan berisi kelenjar minyak; lapisan tengah yang serupa jaringan bunga karang dan umumnya keputih-putihan; serta lapisan dalam yang bersekat-sekat, dengan gelembung-gelembung berisi cairan di dalamnya. Biji-biji tersebar di antara gelembung-gelembung itu. Contohnya adalah buah jeruk (Citrus).

Baca lanjutannya: Mengenal Tipe-tipe Buah Berdasarkan Pomologi (3)