Kota-kota yang Tenggelam ke Dasar Laut (2)

Kota-kota yang Tenggelam ke Dasar Laut

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Kota-kota yang Tenggelam ke Dasar Laut 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Pavlopetri Peloponnese, Yunani

Reruntuhan Kota Pavlopetri Peloponnese ditemukan di bawah air, yang terletak di lepas pantai selatan Laconia di Peloponnese, Yunani. Pavlopetri Peloponnese adalah kota kuno yang diperkirakan berusia 5.000 tahun. Reruntuhannya di dasar laut ditemukan pada 1967 oleh Nicholas Flemming, dan kemudian dipetakan pada 1968 oleh tim arkeolog dari Cambridge. Kota Pavlopetri Peloponnese terletak di antara pulau Pavlopetri di desa Elafonisos, dan pantai Pounta.

Bagaimana kota kuno itu tenggelam? Para arkeolog meyakini tenggelamnya kota itu ke dasar laut disebabkan gempa bumi dahsyat yang terjadi sekitar tahun 1000 Sebelum Masehi. Meski bangunan kota kuno itu telah terkikis air selama berabad-abad, posisi serta tata letaknya masih sama seperti ribuan tahun yang lalu.

Namun, di masa sekarang, situs Pavlopetri Peloponnese terancam oleh kerusakan, karena berisiko tertabrak jangkar kapal yang melintas di atasnya. Ancaman lain datang dari para wisatawan yang berdatangan ke sana, dan para pemburu cenderamata di sekitar kota kuno yang tenggelam tersebut.

Lion City, Cina

Semula, Lion City dianggap sebagai mitos, karena keberadaannya memang tak pernah diketahui. Ternyata, Lion City benar-benar ada, namun kota itu sekarang telah tenggelam di bawah permukaan laut yang tenang, tepatnya di Danau Qiandao, di Cina

Qiandao adalah danau buatan yang terletak di Chun’an County, Cina. Danau itu juga dikenal sebagai Thousand Island Lake. Qiandao awalnya sebuah lembah yang dibuat danau untuk proyek dam Sungai Xin’an pada tahun 1959.

Kemudian, pada tahun 2001, para arkeolog menemukan reruntuhan sebuah kota kuno di bawah air, yang terletak di danau buatan tersebut. Sisa reruntuhan itu dikenal sebagai Shi Cheng atau Lion City, karena berada tepat di kaki Gunung Wu Shi, yang juga disebut Gunung Lima Singa.

Kota kuno Lion City diperkirakan dibangun pada 1.300 tahun yang lalu, dan kini tergeletak di kedalaman 26 dan 40 meter di bawah permukaan laut. Meski telah tenggelam di dasar laut, namun beberapa ukiran batu yang terpahat pada reruntuhan kota kuno itu masih utuh. Kota itu bahkan sebenarnya masih tampak seperti sebuah “kota utuh”, hanya kini letaknya di dasar laut.

Karena itu pula, saat ini ada perusahaan lokal yang menawarkan layanan penyelaman untuk para wisatawan dan penyelam di sana, untuk menjelajahi kota kuno tesebut.

Istana Cleopatra, Mesir

Di lepas pantai Alexandria, yang merupakan kota peninggalan Alexander Agung, ditemukan sesuatu yang diyakini sebagai reruntuhan Istana Cleopatra.

Hancur dan tenggelamnya istana yang megah itu diperkirakan terjadi karena bencana gempa bumi yang terjadi pada 1.500 tahun yang lalu. Tenggelamnya istana itu juga ikut menenggelamkan artefak-artefak serta patung-patung yang semula menghiasi istana. Setelah menghilang seribu lima ratus tahun lalu, istana megah yang juga disebut Kuil Isis itu kembali ditemukan, namun kali ini didasar perairan Alexandria.

Legenda menceritakan, Cleopatra dan Marc Anthony melakukan bunuh diri untuk menghindar dari orang-orang Romawi, yang menyerang mereka. Penggalian yang dilakukan di bawah laut, sejauh ini, telah menemukan 140 artefak dari istana tersebut. Ada kemungkinan artefak yang ditemukan semakin banyak, seiring penggalian yang terus dilakukan.