Tips Pintar Mengolah dan Menyimpan Telur

  Tips Pintar Mengolah dan Menyimpan Telur

BIBLIOTIKA - Telur bisa dibilang bagian kebutuhan sehari-hari, karena nyaris setiap hari kita membutuhkannya untuk berbagai keperluan masakan atau makanan. Karenanya, meski kelihatannya sepele, kita perlu tahu beberapa hal penting menyangkut telur, agar bisa lebih memahami cara terbaik dalam mengolah dan menyimpannya.

Berikut tips yang bisa Anda ingat seputar telur:

Putih maupun kuning telur harus diolah dalam panas hingga 110 derajat Celcius, agar bakteri salmonella yang berada di dalamnya bisa mati.

Jika Anda membuat kue dan berharap bisa menghasilkan kocokan telur putih yang membubung, pilihlah telur yang ukurannya kecil. Biasanya, telur yang lebih kecil memiliki kandungan air yang lebih sedikit, dan putih telurnya lebih pekat.

Sebuah putih telur ayam ukuran besar, rata-rata memiliki kalori sebanyak 16,7, protein 3,5 gram, karbohidrat 0,344 gram, dan sodium 54,776 miligram.

Telur mentah bisa disimpan di lemari pendingin selama tiga minggu tanpa mengalami perubahan kualitas.

Telur akan mengalami penurunan kadar kandungannya jika diolah dengan cara tertentu, misalnya dipanggang. Kualitas telur juga bisa merosot karena cara penyimpanan dan temperatur yang keliru.

Tahukah Anda, kandungan sebuah telur burung unta sama dengan 22 telur ayam.


Tips agar telur rebus tidak mudah retak

Merebus telur kadang susah-susah mudah, karena terkadang telur yang direbus itu retak, meski kulitnya terlihat mulus sewaktu akan direbus. Nah, untuk mencegah agar telur-telur yang kita rebus selalu selamat dan tidak pernah retak, silakan gunakan tip berikut.

Tambahkan cuka sebanyak kira-kira 1 sendok teh ke dalam air rebusan telur. Dengan cara yang mudah ini, telur-telur rebus Anda tidak akan retak lagi, meski direbus dengan api yang besar.