Tips Menyimpan Sampanye dan Anggur

 Tips Menyimpan Sampanye dan Anggur

BIBLIOTIKA - Meneguk anggur atau sampanye dalam satu kesempatan sering kali tidak langsung habis satu botol, apalagi jika pada saat acara minum itu hanya terdapat dua atau tiga orang saja. Isi botol pun akhirnya tersisa dalam jumlah cukup banyak.

Jika sisa anggur atau sampanye itu tidak disimpan secara tepat, bisa jadi aroma dan rasanya akan berubah ketika akan dinikmati kembali, tidak sesedap sebelumnya. Karenanya, jika Anda ingin menyimpan sampanye dan anggur secara baik, Anda bisa mengikuti tip berikut ini:

Simpanlah sampanye di dalam lemari es, namun tidak di rak-rak yang ada di balik pintu. Penempatan ini bisa mencegah terjadinya fluktuasi suhu, karena ketika pintu dibuka maka biasanya bagian pintu pasti ditarik keluar. Hal ini secara otomatis akan membuat suhu pada rak di balik pintu lebih cepat berubah. Sampanye yang bagus biasanya agak sensitif terhadap perubahan suhu semacam itu.

Untuk sejumlah anggur, tempat penyimpanan yang memadai biasanya berupa tempat gelap, dengan temperatur dingin dan tidak berubah-ubah, sekitar 55 hingga 60 derajat Fahrenheit.

Semakin sedikit anggur bercampur dengan jenis minuman lain dalam tempat penyimpanannya, maka akan semakin baik.

Hindari memindahkan anggur atau sampanye yang disimpan dalam lemari es atau telah dingin ke dalam ruangan terbuka secara sembarangan. Cara ini bisa membuat aromanya tidak lagi menarik. Bila akan dipindahkan dari lemari es, carilah ruangan yang tepat, dengan kondisi cukup gelap, dan dengan temperatur yang stabil.

Ketika sisa anggur yang Anda minum masih dingin, sebaiknya Anda simpan di dalam lemari es hingga kesempatan minum berikutnya, namun sebaiknya tidak lebih dari tiga minggu.

Bila anggur atau sampanye terlalu lama disimpan dalam lemari es, setelah beberapa bulan biasanya akan teroksidasi, karena ada udara yang masuk lewat penyumbat botol.