Pro Kontra BitCoin di Beberapa Negara

Pro Kontra BitCoin di Beberapa Negara

BIBLIOTIKA - Sejumlah platform online sedang menguji pembayaran dengan mata uang BitCoin, antara lain WordPress, Reddit, Namecheap, Mega, dan Zynga. Namun, sejumlah negara melarang transaksi dengan Bitcoin.

BitCoin ada di internet, dan internet ada di semua negara. Karenanya, pengguna BitCoin bisa berasal dari negara mana saja di dunia. Yang masih menjadi masalah, tidak semua negara mengakui BitCoin. Pemerintah Cina, misalnya, melarang semua lembaga keuangan menerima transaksi menggunakan BitCoin. Sementara Uni Eropa bersikap pesimis, karena menilai BitCoin lebih mudah dicuri.

Dari sisi investasi, BitCoin juga dipandang buruk karena nilai mata uang tersebut hanya ditentukan berdasarkan permintaan pasar, dan memiliki tingkat fluktuasi yang tinggi. Selain Cina, negara lain yang juga tidak mengakui BitCoin sebagai alat tukar adalah Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Bank sentral Malaysia memperingatkan masyarakat dalam memanfaatkan mata uang digital BitCoin, dengan merilis pernyataan, “Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Malaysia. Bank sentral tidak mengatur operasi BitCoin. Karena itu, publik disarankan berhati-hati dari risiko yang terkait penggunaan mata uang digital tersebut.”

Colbert Lau, pendiri BitCoin Malaysia, menyatakan tidak terlalu khawatir dengan penyataan bank sentral Malaysia. Kepada The Guardian, ia mengatakan, “Ini mirip sikap yang diambil Otoritas Moneter Singapura sebelumnya. Sementara Bank Thailand memiliki larangan langsung. Bank Negara Malaysia (BNM) tidak melarang penggunaan, atau mengatakan bahwa BitCoin ilegal.”

Bank sentral Singapura memutuskan tidak mengintervensi bisnis yang memilih menggunakan mata uang virtual BitCoin sebagai alat pembayaran. Sebelumnya, pada Desember 2013, bank sentral Cina mengatakan Bitcoin “tidak memiliki arti nyata” dan tidak memiliki perlindungan hukum. Peringatan pemerintah Cina diikuti dengan larangan proses transaksi menggunakan Bitcoin oleh pihak ketiga dan lembaga keuangan.

Pengumuman yang dilontarkan bank sentral Cina sempat membuat nilai BitCoin anjlok. Namun, masyarakat Cina masih dibebaskan memanfaatkan BitCoin dengan risiko yang ditanggung sendiri.