Panduan Memasak dengan Microwave

Panduan Memasak dengan Microwave

BIBLIOTIKA - Microwave sudah menjadi piranti dapur yang umum di banyak rumah. Alat ini menjadi alternatif dari oven yang banyak digunakan ataupun kompor gas.

Sebagian orang hanya menggunakan microwave untuk hal-hal sederhana, seperti menghangatkan minuman, atau menyiapkan makan malam yang sudah tidak panas lagi. Padahal, dengan microwave, aneka bahan makanan bisa cepat tersaji. Apalagi bila di rumah Anda hanya tinggal berdua atau bertiga, alat ini benar-benar bermanfaat.

Ikan, daging, sayuran, kue, bahkan roti, bisa disiapkan dengan menggunakan microwave. Tentu saja perlu hati-hati, agar hidangan tidak gosong atau menjadi rusak. Berikut ini keuntungan dan tip memasak dengan microwave:

Makanan yang dimasak dengan microwave bisa mempertahankan sejumlah nutrisinya dibandingkan dengan cara memasak lainnya. Ini disebabkan karena kelembapan tinggi tidak dibutuhkan dalam microwave.

Energi dari microwave hanya bisa masuk ½ inci hingga 1,5 inci dalam makanan, namun juga tergantung pada ketebalan makanannya. Misalnya, kentang dan kacang-kacangan, waktu matangnya tergolong lebih lambat dibandingkan keju, jamur, jagung, atau bahkan daging sapi. Untuk mempercepat proses, coba atur penempatannya atau putar lebih sering.

Jika memasak beberapa makanan berbeda pada waktu bersamaan, misalnya sayuran, buah-buahan, sup, atau lain-lain, Anda harus memastikan bahan makanan tersebut dipotong dalam ukuran seimbang. Dengan demikian, semua akan matang secara bersamaan.

Jika Anda memasak kentang, wortel, atau jamur, maka potonglah kentang dalam ukuran kecil atau paling kecil dibandingkan yang lain, wortel sedikit lebih besar, sedangkan jamur dalam ukuran paling besar. Dengan demikian, bahan makanan itu bisa matang dalam waktu bersamaan.

Makanan yang membutuhkan waktu paling lama dimasak harus ditempatkan di bagian paling pinggir atau di sekitar sudut piring. Sedangkan makanan yang cepat matang mesti diletakkan di tengah-tengah.

Jika ingin membuat daging tidak kehitaman, tapi cukup cokelat, tampaknya harus menggunakan metode yang berbeda dibandingkan bahan makanan lain. Terlebih dulu, bakarlah daging di atas kompor dalam penggorengan sebelum kemudian dimasak dalam microwave.

Jangan menempatkan wadah yang terbuat dari besi ke dalam microwave. Jangan pernah pula memperbaiki atau merusak pintu atau pegangan pintu microwave. Jika terjadi kerusakan pada kedua bagian tersebut, lebih baik panggil ahlinya. Kebocoran energi pada microwave sangat berbahaya.

Hati-hati kepanasan. Suatu hal lumrah jika makanan dalam microwave menjadi gosong. Idealnya, memang jangan menggunakan kekuatan terlalu tinggi atau terlalu panas. Jika ingin memindahkan makanan dari peralatan tersebut, sebaiknya gunakan kain yang cukup tebal, sehingga tangan tidak terbakar. Selain itu, bila ingin membuka plastik penutup makanan, hati-hati karena panasnya akan langsung menguap, sehingga Anda bisa ikut panas.