Misteri Satoshi Nakamoto, Sang Penemu BitCoin (2)

 Misteri Satoshi Nakamoto, Sang Penemu BitCoin

BIBLIOTIKA - Kesuksesan BitCoin meninggalkan misteri yang sampai saat ini belum terjawab, yaitu mengenai penciptanya. Selama ini, Satoshi Nakamoto dikenal sebagai pencipta BitCoin, atau orang yang mengenalkan mata uang tersebut. Tetapi, sampai saat ini, belum ada satu orang pun yang melihatnya, dan tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya. Lebih dari itu, Nakamoto kemudian menghilang, lenyap tanpa jejak.

Pada 12 Desember 2010, sekitar tujuh hari setelah menyampaikan pendapatnya ke Wikileaks, Nakamoto menulis pesan terakhirnya di forum. Tidak ada yang mengira kalau itu pesan terakhir Nakamoto waktu itu, karena sebelumnya dia masih cukup rutin membalas pertanyaan para penggiat BitCoin, meski mulai jarang.

Pada waktu itu, pimpinan pengembangan BitCoin dipegang oleh Gavin Andresen. Dia dikenal melalui situs BitCoin Faucet (keran BitCoin) yang membagi-bagikan 10.000 BitCoin secara gratis. Andresen menjadi satu-satunya orang yang masih bisa berkomunikasi via e-mail dengan Satoshi Nakamoto. Pada 26 April 2011, Andresen menyampaikan pesan dari Nakamoto.

“Pagi ini Satoshi menyarankan bahwa saya, dan kita (komunitas BitCoin), harus mulai untuk tidak membesar-besarkan soal keberadaan ‘pendiri yang misterius’ saat berbicara ke publik mengenai BitCoin,” tulis Andresen.

Seiring dengan itu, Nakamoto juga mengirim pesan bahwa ia “telah beralih mengerjakan hal-hal lain”. Sejak saat itulah, nama Nakamoto menghilang dan tidak terlacak. Beberapa penggiat BitCoin berupaya menghubunginya, tapi tidak ada satu pun yang berhasil. Sampai sekarang, tidak ada yang tahu pasti siapa, di mana, atau seperti apa sebenarnya Satoshi Nakamoto, sang pencipta BitCoin.

Sempat muncul spekulasi bahwa Nakamoto sebenarnya peneliti kriptografi terkemuka. Mengiringi spekulasi itu, beberapa nama sempat “dicalonkan” sebagai orang tersebut, namun tidak ada satu pun yang mengaku. Meski nama Satoshi Nakamoto terdengar seperti nama Jepang, namun banyak orang yang meyakini dia tidak berasal dari Jepang. Selain itu, karena bahasa Inggrisnya juga sangat baik, “Nakamoto” pun diduga lebih dari satu orang.

Salah satu teori yang cukup banyak diterima adalah bahwa Satoshi Nakamoto sebenarnya mewakili sebuah tim. BitCoin disebut memiliki rancangan yang sangat baik, sehingga tampaknya tak mungkin dibuat oleh satu orang. Ada pula yang menyebutkan, bahwa Satoshi Nakamoto hanyalah nama samaran yang diambil dari nama perusahaan teknologi, yaitu Samsung, Toshiba, Nakamichi, dan Motorola.

Sampai saat ini, tetap saja nama itu masih misteri sebagaimana sosok Satoshi Nakamoto. Yang jelas, bagaimana pun, Nakamoto telah meninggalkan sesuatu bagi dunia, khususnya dunia maya, yaitu mata uang digital bernama BitCoin, yang saat ini memiliki pengaruh besar pada masyarakat internet.