Lei Jun, Sosok Cemerlang di Balik Ponsel Xiaomi

 Lei Jun, Sosok Cemerlang di Balik Ponsel Xiaomi

BIBLIOTIKA - Dunia smartphone dikejutkan dengan munculnya Xiaomi Inc., perusahaan pembuat smartphone yang berbasis di Cina, yang melahirkan ponsel-ponsel dengan merek Xiaomi. Sebenarnya, Cina telah dikenal sebagai produsen smartphone yang produknya tersebar di berbagai negara.

Tetapi, Xiaomi menarik perhatian banyak orang, karena beberapa hal. Pertama, ponsel produk Xiaomi memiliki kualitas tinggi, namun harganya terjangkau. Kedua, ponsel Xiaomi hanya dijual di dunia maya atau internet. Ketiga, ponsel Xiaomi laku terjual sangat banyak dalam waktu singkat. Karenanya, Xiaomi pun segera menjadi fenomena di dunia smartphone.

Tingginya angka penjualan ponsel Xiaomi menjadikan produsennya sebagai perusahaan ponsel terbesar ketiga di dunia, di bawah Samsung dan Apple. Artinya, Xiaomi bahkan telah mengalahkan Microsoft dan Blackberry yang telah muncul jauh-jauh hari sebelumnya.

Xiaomi adalah hasil karya brilian Lei Jun, orang Cina yang mendirikan perusahaan smartphone tersebut. Dia lahir pada 16 Desember 1969 di Xiantao, Hubei, Cina. Sejak remaja, Lei Jun telah menggemari teknologi. Dia lulus dari SMA pada 1987, kemudian melanjutkan kuliah di Wuhan University. Di sana dia mengambil jurusan teknik, dan berhasil memperoleh gelar Bachelor of Science dalam bidang teknik.

Lulus dari universitas pada 1992, Lei Jun bekerja untuk perusahaan perangkat lunak Kingsoft. Pada 1998, dia telah menjadi kepala eksekutif di perusahaan tersebut. Pada tahun 2000, sambil aktif bekerja di Kingsoft, Lei Jun mendirikan website bernama Joyo.Com, sebuah toko online mirip Amazon.Com. Empat tahun setelah didirikan, Joyo.Com dijual ke Amazon.Com sebesar 75 juta dollar. Hasil penjualan situs itu ia gunakan untuk berinvestasi di perusahaan pengecer pakaian online bernama Vancl.

Pada 20 Desember 2007, Lei Jun mengundurkan diri dari Kingsoft. Satu tahun kemudian, dia menjadi pemimpin perusahaan UCWeb. Setelah itu, pada 6 April 2010, Lei Jun mendirikan Xiaomi Tech, perusahaan yang ia impikan memproduksi smartphone berkualitas tinggi, namun dengan harga terjangkau. Sejak itulah, ponsel Xiaomi mulai dikenal di Asia, bahkan memiliki pasar yang luas di Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Taiwan.

Kesuksesan Xiaomi bukan hanya karena kualitasnya yang tinggi dan harganya yang terjangkau, namun juga pada cara promosi dan penjualannya. Berbeda dengan umumnya ponsel merek lain, Xiaomi dipromosikan melalui mulut ke mulut, dan hanya bisa diperoleh melalui dunia maya. Lei Jun tampaknya mempercayai kekuatan sosial media di internet, dan dia mampu memanfaatkannya dengan baik. Kenyataannya, Xiaomi kemudian dinobatkan sebagai perusahaan smartphone dengan tingkat perkembangan yang tercepat.

Meski terkenal sebagai pendiri perusahaan smartphone yang sukses secara komersial, namun Lei Jun sebenarnya tidak hanya mengurusi perusahaannya sendiri. Dia juga memiliki berbagai investasi di beberapa perusahaan. Pada 2011 saja, Lei Jun diketahui berinvestasi pada lebih dari 20 perusahaan di Cina. Dia terus berinvestasi di perusahaan-perusahaan e-commerce, jaringan sosial, dan industri mobile melalui ShunWei, perusahaan investasi yang ia dirikan.

Kemudian, pada 29 April 2011, Lei Jun kembali bergabung dengan Kingsoft, dan ditunjuk menjadi direktur eksekutif perusahaan. Ia juga menanam investasi dalam bentuk saham di perusahaan tersebut. Terakhir, pada Maret 2015, Lei Jun juga diketahui menanam investasi ke perusahaan kosmetik di Cina, dan di perusahaan perawatan kulit Yu Jia Hui.

Karenanya, selain menjadi pendiri perusahaan Xiaomi, Lei Jun juga seorang investor. Pada 2014, majalah Forbes Asia menyebut Lei Jun sebagai Businessman of the Year. Kini, namanya juga masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, dengan kekayaan sebesar 13,2 miliar dollar.