Hans Rausing, Penguasa Bisnis Makanan dan Minuman Terbesar di Dunia

 Hans Rausing, Penguasa Bisnis Makanan dan Minuman Terbesar di Dunia

BIBLIOTIKA - Lahir pada 25 Maret 1926 di Gothenburg, Swedia, Hans Rausing adalah pendiri Tetra Pak, perusahaan makanan dan minuman kemasan terbesar di dunia. Saat ini, namanya masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, dengan nilai kekayaan mencapai 12,5 miliar dollar.

Hans Rausing kuliah di Universitas Lund, Swedia, dan belajar ekonomi serta statistik. Asal usul lahirnya perusahaan Tetra Pak diawali saat Hans Rausing datang ke Amerika untuk bekerja, setelah ia lulus kuliah pada 1948. Selama di Amerika, dia bekerja di perusahaan makanan, dan di sana dia baru menyaksikan makanan serta minuman kemasan. Waktu itu, di Swedia belum ada pengemasan makanan semacam itu.

Ketika melihat makanan dan minuman dalam kemasan, Hans Rausing tidak hanya melihatnya sebagai cara yang baik dalam mengemas makanan atau minuman. Lebih jauh, dia melihat hal itu sebagai cara yang mudah untuk dapat mengekspor makanan hingga ke tempat-tempat jauh di luar negeri.

Selama waktu-waktu itu, kendala eskpor makanan ke luar negeri adalah waktu yang lama dalam perjalanan, sehingga menjadikan makanan atau minuman membusuk. Dengan adanya proses pengemasan—sebagaimana yang ia lihat di Amerika—kendala atau masalah itu pun akan dapat diatasi.

Pada 1951, setelah mengumpulkan cukup modal, Hans Rausing pun pulang ke tanah airnya di Swedia, dan mulai mendirikan Tetra Pak, yang ia jadikan perusahaan makanan dan minuman kemasan. Prosesnya tidak semudah yang ia kira. Mula-mula, Hans Rausing melakukan berbagai percobaan kemasan yang dianggap paling baik sehingga makanan di dalamnya benar-benar awet. Percobaan pertamanya adalah susu dalam kemasan.

Percobaan itu sukses. Tidak hanya sukses dalam proses pengemasannya, tapi juga secara komersial. Dalam waktu tak terlalu lama, susu kemasan produksi Tetra Pak segera menyebar di Eropa, mulai Jerman, Prancis, Italia, hingga kemudian masuk ke Asia. Saat Hans Rausing mengiklankan susu kemasan produksinya melalui televisi, produk itu pun semakin laris dan semakin banyak dikonsumsi di berbagai negara, termasuk Amerika.

Karena pajak di Swedia cukup besar, Hans Rausing kemudian memindahkan kantor perusahaan Tetra Pak ke Swiss. Di Swiss, dia melakukan berbagai inovasi dan mulai melakukan akuisisi. Perusahaan pertama yang diakuisisinya adalah Alfa-Laval, perusahaan penghasil susu terbesar di Swedia. Dengan akuisisi tersebut, Tetra Pak menjadi satu-satunya perusahaan penghasil susu dalam kemasan terbesar di Swedia.

Selama tahun 1970-1980-an, Tetra Pak mengalami banyak keberhasilan besar, khususnya dalam berbagai akuisisi perusahaan di beberapa negara, termasuk Rusia dan Ukraina. Selama waktu-waktu itu, barang-barang (makanan dan minuman) produksi Tetra Pak hanya fokus pada konsumen kelas atas.

Baru memasuki era 1990-an, Tetra Pak mulai mengincar konsumen menengah ke bawah. Hasilnya, sejak era 2000-an, produk-produk kemasan Tetra Pak mulai melakukan ekspansi ke negara-negara berkembang. Seiring dengan itu, Hans Rausing memindahkan basis perusahaannya ke Inggris.

Pada saat ini, Tetra Pak telah berdiri di 170 negara, dengan membawahi sekitar 40 perusahaan, dan memiliki 23.000 karyawan. Tak bisa disangkal, Tetra Pak telah menjadi perusahaan makanan kemasan terbesar di dunia.

Hans Rausing menikah dengan Marit Rausing, dan mereka memiliki tiga anak bernama Lisbet, Sigrid, dan Hans Kristian Rausing. Meski baru memindahkan basis bisnisnya ke Inggris pada era 1990-an, namun Hans Rausing dan keluarganya telah resmi menjadi warga negara Inggris sejak tahun 1982. Kini mereka tinggal di Wadhurst, East Sussex, Inggris.

Hans Rausing dan istrinya dikenal sebagai pasangan yang murah hati. Mereka menyumbang sejumlah besar uang untuk amal dan penelitian di Inggris dan Swedia, di antaranya untuk proyek-proyek penelitian medis di Karolinska Institute dan Lund University. Mereka juga menyumbang proyek-proyek amal untuk masyarakat lokal di daerah tempat tinggal mereka.