Gerald Cavendish Grosvenor, Bangsawan Inggris yang Kaya-Raya

Gerald Cavendish Grosvenor, Bangsawan Inggris yang Kaya-Raya

BIBLIOTIKA - Gerald Cavendish Grosvenor adalah keturunan bangsawan (duke) di Inggris, dan kekayaannya yang sangat besar merupakan warisan orang tuanya. Karenanya, meski secara pribadi Gerald Cavendish Grosvenor tidak membangun atau mengelola bisnis apa pun, dia tetap masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia, karena hal-hal yang dimilikinya. Kenyataannya, alih-alih jadi pengusaha, Gerald Cavendish Grosvenor justru aktif di dunia militer—bidang yang bisa dibilang jauh dari urusan bisnis.

Di Inggris, dia biasa disebut Mayor Jenderal Gerald Cavendish Grosvenor, karena merupakan mantan perwira Angkatan Darat Inggris. Penyebutan selengkapnya sehubungan gelar kebangsawanan yang dimilikinya, lebih panjang lagi, yaitu Mayor Jenderal Gerald Cavendish Grosvenor, 6 Duke of Westminster KG, CB, CVO, OBE, TD, DL, CD.

Lahir pada 22 Desember 1951 di Omagh, Britania Raya, Gerald Cavendish Grosvenor adalah putra Robert George Grosvenor, 5 Duke of Westminster. Dia bersekolah di Harrow School, kemudian melanjutkan ke Royal Military Academy Sandhurst.

Pada saat ini, dia menjadi pemilik perusahaan Grosvenor Group, perusahaan properti dan pengembang perumahan, juga salah satu pemilik tanah terbesar di negara itu, dengan perkebunan besar di Oxford, Cheshire, dan Skotlandia, serta daerah-daerah besar Mayfair dan Belgravia di pusat kota London, juga di tempat lain di Eropa.

Gerald Cavendish Grosvenor memulai karirnya pada 1970, setelah lulus dari Harrow School, dengan menjadi polisi. Tiga tahun kemudian, pada 1973, dia masuk Royal Military Academy Sandhurst. Setelah lulus dari sana, dia bertugas di militer dengan pangkat letnan dua di pasukan berkuda. Dia dipromosikan menjadi letnan pada 13 Mei 1975, dan menjadi kapten pada 1 Juli 1980. Setelah itu, ia dipromosikan ke peringkat lebih tinggi pada 1 Januari 1985, dan jenjang pangkatnya terus naik seiring waktu berjalan.

Pada 11 April 1992, Gerald Cavendish Grosvenor dipromosikan menjadi letnan kolonel. Dua tahun kemudian, pada 31 Desember 1994 dia menjadi kolonel. Setelah itu, pada 1 Januari 1996, dia terpilih sebagai kolonel kehormatan dari Regt 7 Army Air Corps.

Memasuki tahun 2004, dia diangkat ke pos baru sebagai Asisten Kepala Staf Pertahanan, dengan promosi ke pangkat mayor jenderal. Tiga tahun kemudian, pada Maret 2007, jabatannya sebagai Asisten Kepala Staf Pertahanan selesai, dan dia mendapatkan pangkat baru sebagai mayor jenderal. Pada Mei 2011, dia menjadi Wakil Komandan Angkatan Darat Inggris, dan setahun kemudian dinyatakan pensiun dengan pangkat terakhir mayor jenderal.

Berdasarkan uraian kronologi di atas, kita melihat bahwa Gerald Cavendish Grosvenor sama sekali tidak terlibat dalam bisnis sama sekali, karena hidupnya telah digunakan untuk mengabdi di dunia militer. Meski begitu, dia memiliki Grosvenor Group, perusahaan properti yang berbasis di London, yang ia warisi dari ayahnya. Sebenarnya, perusahaan itu bahkan telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Grosvenor Group adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Inggris, yang menjalankan bisnisnya secara konservatif. Dalam arti, mereka tegak berdiri sebagai perusahaan besar, menjalankan aktivitas bisnisnya dengan baik, namun tidak agresif melakukan akuisisi atau ekspansi. Ketika perusahaan itu diwariskan kepada Gerald Cavendish Grosvenor, bisnis perusahaan itu dikelola orang-orang kepercayaannya.

Kini, setelah Gerald Cavendish Grosvenor pensiun dari militer, dia dikabarkan berencana meluaskan usaha Grosvenor Group hingga ke luar Inggris. Berdasarkan berita terakhir, Grosvenor Group ingin melebarkan sayap ke Asia, khususnya ke Cina. Yang jelas, Gerald Cavendish Grosvenor saat ini telah masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, karena memiliki kekayaan sebesar 12,6 miliar dollar.