Biografi Stephen Schwarzman, Tokoh Keuangan Amerika

Biografi Stephen Schwarzman, Tokoh Keuangan Amerika

BIBLIOTIKA - Stephen Schwarzman adalah pendiri dan CEO Blackstone Group, perusahaan ekuitas swasta global dan penasehat keuangan di Amerika. Perusahaan itu didirikan oleh Stephen Schwarzman pada 1985 bersama Pete Peterson, mantan Menteri Perdagangan AS.

Stephen Schwarzman lahir pada 14 Februari 1947 di Philadelphia, Pennsylvania, AS, dengan nama lengkap Stephen Allen Schwarzman. Ayahnya memiliki toko kelontong, dan Stephen Schwarzman telah membantu ayahnya menjaga toko sejak remaja. Dia bersekolah di School District Abington, kemudian melanjutkan kuliah di Yale University. Saat kuliah di Yale University, dia berteman dengan George W. Bush, yang di kemudian hari menjadi presiden AS. Persahabatan dua orang itu terus berlangsung sampai mereka menjadi orang-orang terkenal di bidangnya.

Lulus dari Yale University pada 1969, Stephen Schwarzman melanjutkan S2 dengan mendaftar kuliah di Harvard Business School, dan lulus pada 1972. Setelah lulus dari Harvard Business School, Stephen Schwarzman bekerja di Donaldson, Lufkin & Jenrette, sebuah bank investasi. Tapi bank itu kemudian tutup, dan Stephen Schwarzman lalu bergabung dengan perusahaan Lehman Brothers.

Di Lehman Brothers, Stephen Schwarzman mengepalai bagian merger dan akuisisi. Pengalamannya dalam menangani urusan merger dan akuisisi di perusahaan Lehman Brothers menjadikan Stephen Schwarzman tahu seluk beluk pekerjaan tersebut. Pengetahuan itu menjadi modal penting baginya, ketika dia mendirikan perusahaan sendiri bernama Blackstone Group pada 1985.

Blackstone Group didirikan oleh Stephen Schwarzman dan Peter G. Peterson, mantan Menteri Perdagangan di masa pemerintahan Presiden Richard Nixon. Perusahaan itu memiliki spesialisasi membeli perusahaan yang bermasalah untuk selanjutnya memoles menjadi perusahaan yang bagus dan mampu menghasilkan laba. Karenanya, fokus bisnis Blackstone Group ada di pasar modal. Sejak itulah, Stephen Schwarzman menjalankan bisnis jual beli perusahaan, yang terus mendatangkan keuntungan bagi Blackstone Group.

Banyak pihak menyatakan, bahwa kesuksesan bisnis Stephen Schwarzman tidak bisa dilepaskan dari kedekatannya dengan George W. Bush. Saat George W. Bush menjadi presiden AS, beberapa kebijakan Bush—entah kebetulan atau disengaja—menguntungkan bisnis Stephen Schwarzman, khususnya dalam keringanan pajak. Kenyataannya, dalam politik, Stephen Schwarzman adalah pendukung fanatik Partai Republik yang mengangkat Bush menjadi presiden.

Salah satu kebijakan pemerintahan Bush yang dinilai menguntungkan Stephen Schwarzman adalah penerapan tarif pajak keuntungan yang diperoleh dari kegiatan di pasar modal (gain) yang dipatok hanya 10 persen, jauh di bawah tarif pajak serupa yang dipetik dari kegiatan bisnis umumnya yang dikenakan 30 persen. Banyak pihak menyatakan bahwa kebijakan itu menguntungkan bisnis utama Blackstone Group yang bermain di pasar modal.

Terlepas dari hal itu, Stephen Schwarzman saat ini masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia, dengan kekayaan mencapai 12 miliar dollar. Di samping aktif menjadi pengusaha, dia juga menjadi profesor di Yale School of Management, serta menjadi dewan pembina di John F. Kennedy Center. Selain itu, dia juga aktif memberikan kontribusi dan sumbangan ke berbagai pihak, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan.

Pada 11 Maret 2008, misalnya, Stephen Schwarzman memberikan sumbangan hingga 100 juta dollar untuk perpustakaan umum New York. Karena sumbangan yang besar tersebut, bangunan perpustakaan itu pun diberi nama The Stephen A. Schwarzman Building.

Kemudian, pada 21 April 2013, Stephen Schwarzman menyumbang 100 juta dollar untuk menjalankan program Schwarzman Scholars, yaitu pemberian beasiswa bagi mahasiswa di Cina. Program Schwarzman Scholars ditempatkan di Tsinghua University, salah satu universitas paling bergengsi di Cina.

Terakhir, pada 11 Mei 2015, Stephen Schwarzman menyumbang 150 juta dollar untuk Yale University, kampus tempatnya dulu kuliah.