Vladimir Potanin, Penguasa Bisnis Nikel Terbesar di Dunia

Vladimir Potanin, Penguasa Bisnis Nikel Terbesar di Dunia

BIBLIOTIKA - Lahir pada 3 Januari 1961 di Moskwa, Rusia, Vladimir Potanin adalah sosok terkenal sekaligus kaya-raya di Rusia. Dia adalah pemilik Norilsk Nickel, produsen nikel terbesar di dunia. Norils Nickels merupakan salah satu perusahaan paling berharga di Rusia, yang memiliki nilai pasar (market value) 30 miliar dollar AS. Vladimir Potanin menguasai 30 persen saham di perusahaan ini.

Selain menguasai Norils Nickels, dia juga memiliki perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, infrastruktur, farmasi, dan perusahaan operator sebuah resort ski. Karenanya, tidak mengherankan jika dia memiliki kekayaan mencapai 15,4 miliar dollar, dan menjadi salah satu orang paling kaya di dunia.

Pada 1978, Vladimir Potanin kuliah di Moscow State Institute of International Relations, dan masuk fakultas hubungan ekonomi internasional. Lulus dari sana, dia mengikuti jejak ayahnya yang bekerja di Kementerian Luar Negeri Uni Soviet, yang mengurusi bagian perdagangan (Soyuzpromexport).

Selama masa perestroika (istilah Rusia untuk reformasi politik dan ekonomi yang dimulai pada Juni 1987 oleh presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev) Vladimir Potanin berhenti dari kepengurusannya di Perdagangan Luar Negeri Uni Soviet. Memasuki 1991, berbekal pengetahuan yang diperolehnya selama berkecimpung di Kementerian Perdagangan Luar Negeri dan jaringan profesional yang pernah dibangunnya, dia mendirikan perusahaan dengan nama Interros.

Dua tahun kemudian, pada 1993, Vladimir Potanin terpilih menjadi pemimpin di United Export Import Bank. Kemudian, mulai tanggal 14 Agustus 1996 hingga 17 Maret 1997, ia menjabat sebagai Deputi Utama Perdana Menteri Federasi Rusia. Sementara itu, Interros, usaha yang dibangunnya, membeli 30 persen saham Norilsk Nickel, dan Vladimir Potanin lalu memegang posisi presiden dan ketua dewan direktur di perusahaan tersebut pada Agustus 1998.

Selain menguasai saham di Norilsk Nickel, Interros juga menjadi perusahaan investasi yang mengelola dana hingga 15 miliar dollar, dan aset-asetnya tersebar di industri metal, tambang, real estate, pariwisata, infrastruktur, hingga media.

Vladimir Potanin tampaknya sosok yang sangat sibuk sekaligus sangat aktif. Pada Desember 2001, dia menjadi anggota Dewan Pengurus yayasan Solomon R. Guggenheim Foundation (NYC). Pada April 2003 dia juga terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus State Hermitage, museum seni yang sangat terkenal di Rusia. Pada 2005, Vladimir Potanin menjadi anggota Ruang Publik Rusia. Sementara pada 2007, di Paris, dia terpilih sebagai pejabat kehormatan di Order of Arts and Literature atas kontribusinya di dunia seni.

Vladimir Potanin memang terkenal dekat dengan dunia seni. Dia mendirikan yayasan pribadi, bernama Vladimir Potanin Foundation, yang misi utamanya mendorong pendidikan, seni dan budaya. Yayasan itu menganggarkan dana sumbangan sebesar 10 juta dollar per tahun.

Dalam kehidupan pribadi, Vladimir Potanin menikah dengan Natalia Potanina. Mereka dikaruniai tiga anak, tapi kemudian bercerai pada Desember 2013. Perceraian mereka sempat menghiasi banyak media di dunia, karena dianggap sebagai perceraian termahal di dunia (Natalia menuntut separuh harta Vladimir Potanin sebagai harta gono-gini, yang besarnya mencapai 7,5 miliar dollar). Setelah bercerai dengan Natalia, Vladimir Potanin menikah lagi dengan Ekaterina pada 2014.