Tips Sukses Membuat Kue di Rumah

 Tips Sukses Membuat Kue di Rumah

BIBLIOTIKA - Ibu-ibu biasanya suka membuat kue menjelang hari raya. Atau ketika ada anggota keluarga yang berulang tahun, atau pada waktu-waktu tertentu ketika ingin mengisi waktu senggang. Karena jarang dilakukan, ada kalanya beberapa hal menyangkut pembuatan kue jadi terlupa.

Nah, berikut ini tip yang tidak boleh dilupakan agar sukses membuat kue di rumah. Selain juga resep kuenya, tentu saja:

Sediakanlah waktu yang cukup untuk memanggang kue. Jangan terlalu terburu-buru. Hal ini untuk mencegah ada salah satu bahan yang terlewatkan atau kesalahan lainnya.

Untuk mencegah kulit telur masuk dan tercampur dengan adonan kue, maka pada saat memecahkan telur sebaiknya gunakan wadah yang terpisah dengan adonan. Setelah terkumpul dalam satu mangkuk, baru dimasukkan ke dalam adonan.

Jika tempat pemanggangan (oven) memuat loyang dalam ukuran sedang dan kecil, berarti waktu yang dibutuhkan lebih pendek dibandingkan dengan ukuran loyang besar.

Buatlah kue matang secara sempurna. Karena itu, cermati pada saat pemanggangan, terutama menjelang saat-saat terakhir. Cobalah tidak meninggalkan dapur pada saat itu.

Apabila loyang kue tampak bersinar, berarti suhu pemanggangan sangat tinggi, dan hal ini bisa membuat bagian bawah kue menjadi hitam.

Lapisi loyang dengan kertas roti atau alumunium foil untuk memudahkan membersihkannya dari sisa-sisa kue yang biasanya menempel di bagian dasar loyang.

Apabila pemanggangan terdiri dari dua rak/bagian, biasanya loyang yang ditempatkan di bagian atas membutuhkan waktu pemanggangan yang lebih lama dibandingkan yang lain.

Jika Anda membuat kue dengan beberapa rasa, tempatkan kue yang berbeda itu dalam proses yang terpisah. Biasanya, jika digabungkan, rasanya menjadi campur aduk karena biasanya kue yang satu akan menyerap rasa kue yang lain. Kemudian, jika kue yang renyah ditempatkan jadi satu dengan kue yang lembut atau agak basah, maka biasanya yang renyah akan menjadi melempem.

Perubahan kecil pada bahan-bahan yang digunakan akan mengakibatkan perubahan besar pada hasil akhir. Misalnya, jika Anda membuar brownie, kemudian takaran teigunya dikurangi, maka tekstur kue itu akan berbeda. Contoh lain, jika saat membuat kue Anda mendinginkan sirup atau cairan gula lebih lama dari aturannya, maka akan membuat adonan jadi sulit untuk diaduk.