Tips Pintar Menyimpan Bumbu Masakan

 Tips Pintar Menyimpan Bumbu Masakan

BIBLIOTIKA -Dua masakan yang sama, bisa saja memiliki aroma dan rasa yang berbeda. Hal itu berkaitan dengan cara pembuatan, penyajian, juga karena faktor bumbu yang digunakannya. Berikut ini tip seputar penyimpanan serta penggunaan beberapa bumbu masakan, agar rasa dan aromanya terjaga kelezatannya:

Simpanlah bawang putih di dapur, dan hindari menyimpannya di dalam lemari es.

Ketika Anda membeli bawang putih, perhatikanlah bagian atasnya tidak memiliki bintik-bintik cokelat, serta tidak ada warna kehijauan di bagian tengahnya.

Ketika memilih jahe, ambillah yang keras, tidak berkeriput, dan bebas jamur. Simpan dalam tempat dingin selama seminggu, dan akan lebih baik jika disimpan dengan cara dibalut handuk dan plastik.

Daun-daun segar untuk bumbu bisa Anda simpan di dalam lemari es, tetapi jangan lupa untuk memasukkannya terlebih dulu ke dalam plastik agar selalu segar.

Simpanlah seledri dalam segelas air di lemari es, untuk memaksimalkan kesegarannya.

Jika Anda ingin memperkaya rasa masakan, tambahkan minyak wijen untuk jenis hidangan tumis. Tetapi, jika masakan itu diolah dengan cara dipanggang, tambahkan atau oleskan mentega untuk membuatnya lebih lezat.

Tambahkan kacang-kacangan untuk hidangan sayuran, sehingga rasanya tidak terlalu hambar. Tetapi, untuk jenis hidangan seperti sup, rebusan, atau yang digoreng sekilas, Anda juga bisa menambahkan rempah-rempah yang terasa pedas.


Tips membuat bumbu siap saji

Modal utama untuk membuat bumbu siap pakai atau siap saji (instan) adalah grinder (blender khusus untuk melumatkan bumbu). Selain itu, usahakan membuat bumbu siap saji hanya untuk pemakaian satu bulan, karena aroma dan rasanya akan berubah setelah itu.

Selain masa pemakaian, cara penyimpanan juga sangat berpengaruh terhadap keawetan bumbu tersebut. Tingkat kelembapan, cahaya, dan panas, merupakan musuh utamanya. Karenanya, simpanlah bumbu di dalam wadah yang tertutup rapat, dan letakkan di tempat yang sejuk serta gelap, dan jauh dari kompor.

Untuk kunir, jahe, laos, dan bumbu umbi-umbian lainnya, bakarlah dulu sebelum diblender. Aromanya akan semakin kuat. Anda bisa menyimpannya dalam bentuk tiap bahan (misalnya bawang, kunir, cabai, merica, dan lain-lain), atau sudah menjadi campuran bumbu yang siap pakai. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika Anda suka membuat ayam goreng, misalnya, Anda bisa langsung membuat bumbu ayam goreng siap saji.

Bumbu siap saji lainnya, yang juga banyak digunakan, adalah bumbu nasi goreng, rawon, soto, kare, dan lain-lain. Anda tidak perlu membubuhi garam atau gula pada bumbu siap saji yang akan disimpan. Taburkan saja pada saat Anda memasak.