Tips Pintar Membuat Nasi Tumpeng

 Tips Pintar Membuat Nasi Tumpeng

BIBLIOTIKA - Tidak setiap hari orang membuat nasi tumpeng, karena biasanya nasi ini hanya digunakan untuk acara-acara tertentu. Seringnya, kita menjumpai nasi tumpeng yang kita bikin tidak seindah yang kita bayangkan—kadang nasinya susah dibentuk, terlalu lembek, atau warna kuningnya kurang menarik.

Kalau Anda menginginkan nasi tumpeng buatan Anda bisa bagus sesuai dengan yang Anda harapkan, tip berikut ini bisa dicermati.

Pertama, pilihlah beras yang pulen, baik untuk tumpeng putih maupun tumpeng kuning. Beras yang pulen akan mudah dibentuk. Sebaliknya, jika beras tidak pulen, bisa jadi ketika dimasukkan ke cetakan terlihat bagus, tapi saat ditumpangkan di atas tampah berubah bentuk menjadi jelek.

Agar nasi tumpeng tidak pecah ketika dibentuk, tambahkan beras ketan dengan perbandingan 1 : 10 (1 bagian beras ketan dan 10 bagian nasi biasa).

Perbandingan beras dengan air tergantung jenis berasnya. Kalau berasnya pulen, airnya sekitar dua ruas jari dari permukaan beras.

Cetaklah ketika nasi masih panas. Agar hasil cetakannya bagus, bagian dalam cetakan diberi plastik terlebih dulu, sehingga akan mudah menumpahkannya.

Masukkan nasi ke dalam cetakan sedikit demi sedikit sambil ditekan-tekan, sehingga bagian cetakan yang paling ujung ikut terisi.

Untuk kelapa, hindari kelapa hijau, karena kelapa hijau akan menghasilkan santan yang berwarna abu-abu. Perbandingan nasi dan kelapa adalah ½ bagian kelapa untuk 1 kilogram nasi.

Jika Anda menginginkan nasi Anda berwarna kuning cerah, percikkanlah air jeruk nipis setelah nasi diaron. Atau, jika Anda memasak menggunakan rice cooker, air jeruk nipis ditambahkan setelah santan dimasukkan ke dalam rice cooker.