Tips Pintar Membeli Bumbu Masakan

Tips Pintar Membeli Bumbu Masakan

BIBLIOTIKA - Bumbu dapur merupakan kunci kelezatan cita rasa masakan, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang cenderung menyukai bumbu komplit dan pekat. Karenanya, pengetahuan tentang bumbu dapur merupakan “pengetahuan wajib” bagi ibu-ibu rumahtangga atau yang suka memasak, baik dalam hal mengenali jenisnya, cara memilih, menyimpan, sampai cara menggunakannya, karena setiap bumbu memerlukan perlakuan yang berbeda dalam pengolahannya, untuk menghasilkan cita rasa dan aroma yang istimewa.

Dari cara memakainya, ada bumbu yang bisa dimasukkan langsung begitu saja ke dalam masakan, namun ada pula bumbu yang harus dimemarkan terlebih dulu, disangrai (untuk mengeluarkan aromanya), dibakar terlebih dulu sebelum diracik bersama bumbu-bumbu lainnya, dan ada pula bumbu yang harus diambil airnya terlebih dulu, semisal air asam jawa, dan lain sebagainya.

Sedang dari jenisnya, bumbu untuk memasak tidak hanya berasal dari tumbuh-tumbuhan saja, semisal dari buah dan biji buah, bunga dan kuntum bunga, batang dan kulit batang, daun, akar, umbi, tetapi juga ada yang berasal dari hewan.

Untuk memudahkan dalam mengenali jenisnya, kita dapat mengelompokkannya seperti berikut.
  1. Bumbu segar, adalah bumbu yang digunakan dalam keadaan segar, misalnya cabai merah, tomat, dan lain-lain.
  2. Bumbu kering, adalah bumbu yang digunakan dalam keadaan kering, misalnya merica, ketumbar, dan lain-lain.
  3. Bumbu buatan, adalah bumbu yang siap pakai (telah diproses sebelumnya), misalnya cuka, dan lain-lain.

Setelah mengetahui kelompok bumbu yang biasa kita gunakan, maka berikut ini adalah cara membeli bumbu yang baik.
  1. Bumbu-bumbu yang berupa umbi-umbian (semisal jahe, kunyit, kencur, lengkuas, dan lain-lain), pilihlah yang mulus, tidak banyak bercak, juga tidak terdapat bagian yang busuk.
  2. Bumbu-bumbu yang berupa daun atau batang (semisal daun jeruk limo, daun sere, daun salam, dan lain-lain), pilihlah yang paling segar, dan helai daunnya masih utuh. Sebaiknya, beli dalam jumlah secukupnya saja.

Kemudian, agar bumbu-bumbu tersebut selalu dalam kondisi yang baik selama disimpan, cucilah bumbu segar yang berupa umbi atau daun sampai bersih dan tidak ada kotoran yang melekat, kemudian dikeringkan dengan lap. Jangan dijemur di bawah terik matahari. Setelah itu, bungkuslah dengan kertas bersih, atau masukkan ke dalam kantong plastik. Kemudian simpan dalam lemari es. Bumbu dapat bertahan sampai dua minggu.