Terapi untuk Penderita Kanker Payudara (1)

Terapi untuk Penderita Kanker Payudara

BIBLIOTIKA - Kanker payudara adalah kanker yang paling umum ditemukan pada wanita. Berdasarkan penelitian, sekitar satu dari sembilan atau satu dari sepuluh wanita akan terdiagnosis kanker payudara selama hidup mereka.

Penyebab pasti kanker payudara sampai saat ini belum diketahui. Namun, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada seorang wanita. Salah satu faktor yang paling utama adalah bertambahnya usia. Faktor risiko lainnya adalah riwayat kesehatan pribadi, keturunan, faktor hormonal, melahirkan pada usia tua, konsumsi alkohol, dan kegemukan.

Memiliki satu atau beberapa risiko yang telah disebutkan bukan berarti seorang wanita pasti akan mengalami kanker payudara. Tetapi bila ada kekhawatiran, sebaiknya temui dokter untuk mendiskusikannya lebih lanjut.

Mendeteksi kanker payudara

Deteksi dini sangat dianjurkan, karena akan memberi peluang kanker ditemukan pada stadium awal, sehingga pengobatan pun dilakukan saat kanker masih pada stadium awal/dini. Tindakan ini akan meningkatkan hasil pengobatan. Deteksi dini yang paling mudah dilakukan adalah dengan memeriksa payudara sendiri (SADARI).

Selain SADARI, cara lain untuk memeriksa kesehatan payudara adalah dengan mammografi dan USG patologi anatomi (PA). Kelebihan pemeriksaan dengan mammograf atau PA adalah dapat mendeteksi benjolan yang mungkin tidak teraba tangan saat melakukan SADARI.

Pemeriksaan dilakukan di laboratorium, dengan memeriksa contoh jaringan tumor yang diambil melalui biopsi. Mammograf atau PA dianjurkan untuk dilakukan setahun sekali bagi wanita berusia di atas 35 tahun. Tujuan pemeriksaan PA adalah untuk menentukan apakah jenis sel yang ada merupakan kanker ganas atau jinak. Pemeriksaan PA yang paling penting adalah mengetahui status ER (estrogen), PR (progesteron), dan HER2 (human epidermal growth factor receptor-2) untuk mendapatkan terapi yang tepat.

Kanker dengan HER2-positif dikenal sebagai bentuk agresif dari kanker payudara, dan memiliki perjalanan penyakit yang lebih buruk daripada pasien dengan HER2-negatif. Keberadaan HER2 dihubungkan dengan perjalanan penyakit yang makin cepat menyebar ke sekelilingnya atau ke organ vital lainnya, seperti hati, paru, otak, dan tulang.

Keberadaan HER2 juga menyebabkan ditemukannya reseptor HER2 dalam jumlah besar pada sel tumor. Diperkirakan 20-30 persen pasien kanker payudara memiliki HER2-positif. Penatalaksanaan yang tepat, termasuk pemilihan jenis terapi, akan sangat membantu pasien.

Karena itu, sangat penting bagi pasien yang telah terdiagnosis kanker payudara untuk memeriksakan status HER2 mereka. HER2 adalah suatu protein yang diproduksi oleh gen, yang potensial menyebabkan kanker. Protein ini berperan sebagai antena yang aktif memberi sinyal untuk berbiaknya sel kanker dengan cepat dan mematikan.

Menerima diagnosis

Terdiagnosis kanker payudara tentu bukan hal yang mudah diterima, dan bisa jadi membuat Anda stres serta tertekan. Beberapa saran berikut bisa membantu Anda untuk menerima diagnosis dengan lebih bijaksana:

Jangan panik. Luangkan waktu untuk diri Anda, agar memiliki kesempatan untuk memahami diagnosis dokter, mengerti jenis kanker yang Anda alami, memikirkan tindakan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan bagaimana Anda akan menghadapinya. Mengetahui semuanya akan membantu Anda membuat perencanaan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik, serta mempengaruhi ketenangan pikiran dan rasa percaya diri Anda.

Bukalah jalur komunikasi dua arah dengan dokter Anda. Komunikasi yang baik antara pasien dengan dokter dapat membantu mencapai hasil optimal pengobatan kanker payudara. Jadi, sangat penting bagi seorang pasien untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisinya. Jangan takut untuk banyak bertanya pada dokter Anda.

Milikilah seorang “Breast Friend”. Breast Friend adalah sebutan untuk sahabat atau anggota keluarga terdekat yang dapat membantu Anda melewati perjalanan melawan kanker payudara. Bawalah seorang teman atau anggota keluarga yang dekat dengan Anda pada saat menjalani jadwal konsultasi atau pengobatan, yang dapat membantu Anda mengingat dan mengerti saran dan nasihat dokter. Breast Friend juga akan membantu menenangkan emosi Anda selama proses pengobatan tersebut berjalan, dan akan membantu Anda menanyakan hal-hal yang penting kepada dokter.

Kumpulkan semua informasi, jika perlu dapatkan pula info dari situs kanker payudara di internet atau buku-buku.

Kumpulkan informasi dari dokter Anda, dan informasikan juga kepada teman-teman terdekat serta keluarga, agar mereka bisa membantu Anda memahami kondisi yang sedang dialami.

Baca lanjutannya: Terapi untuk Penderita Kanker Payudara (2)