Serge Dassault, Penguasa Bisnis Pesawat dan Penerbangan

 Serge Dassault, Penguasa Bisnis Pesawat dan Penerbangan

BIBLIOTIKA - Serge Dassault adalah pengusaha dan politisi Prancis yang tidak hanya terkenal, tapi juga kaya-raya. Dia pemilik Dassault Group, perusahaan yang membawahi berbagai perusahaan lain, termasuk perusahaan penerbangan yang memproduksi pesawat-pesawat tempur terkenal dunia.

Lahir pada 4 April 1925 di Paris, Prancis, Serge Dassault adalah putra Marcel Dassault, seorang Yahudi yang tinggal di Paris. Marcel Dassault aktif di dunia penerbangan, dan waktu itu terkenal sebagai perancang pesawat tempur. Sejak tahun 1914, dia telah mengembangkan industri penerbangan di Prancis.

Pada masa Perang Dunia II tahun 1937, dia diminta membantu Nazi Jerman untuk merancang pesawat. Marcel Dassault menolak. Penolakan itu mengakibatkan dirinya dikirim ke Buchenwald (kamp konsentrasi Nazi), yang didirikan di Ettersberg dekat Weimar, Jerman. Istri Marcel Dassault diasingkan di dekat Paris, sementara anak mereka—Serge Dassault—dimasukkan ke penjara. Ketika peristiwa itu terjadi, Serge Dassault berusia 14 tahun.

Setelah Perang Dunia II usai, Marcel Dassault kembali menghidupkan usahanya di bisnis penerbangan, dengan nama Dassault Aviation. Bisnis itu berjalan dengan baik, sampai kemudian ia meninggal dunia pada 17 April 1986, dan perusahaannya pun diwarisi anaknya, Serge Dassault.

Serge Dassault kemudian meneruskan usaha ayahnya, bahkan memperluasnya menjadi bisnis berskala raksasa. Dia mendirikan Dassault Group, dan berhasil mengakuisisi sejumlah perusahaan di bidang media, mesin pesawat, dan perangkat lunak (software) komputer. Dassault Aviation, usaha yang dirintis ayahnya, juga dimasukkan menjadi salah satu lini perusahaan Dassault Group.

Di bidang penerbangan, Dassault Group memiliki lima anak perusahaan, yaitu Dassault Aviation, Dassault Falcon Jet, Dassault Falcon Service, Sogitec, dan SABCA. Di luar bidang penerbangan, Dassault Group memiliki perusahaan Dassault Systemes, Figaro Group, Immobiliere Dassault, Chateau Dassault, dan Artcurial.

Pada saat ini, bisnisnya tersebar di banyak negara, dengan jumlah karyawan mencapai 18.016 orang. Group hasil pengembangan dari perusahaan warisan ayahnya tersebut memproduksi pesawat sendiri, seperti Mirage dan Ragale Jet. Dassault Aviation, sebagai salah satu lini Dassault Group, kini juga menjadi salah satu pemimpin industri aeronautika global.

Serge Dassault kuliah di beberapa universitas, yaitu di Lycée Janson de Sailly, École Polytechnique, Supaéro, dan HEC Paris. Karenanya tidak mengherankan jika dia menguasai berbagai bidang pengetahuan. Bahkan, tidak hanya aktif di bidang bisnis, dia juga aktif menjadi politisi.

Pada 1995, Serge Dassault menjadi walikota Corberik-Essones, sebuah kota di bagian selatan Paris. Dia juga mendirikan partai Union for a Popular Movement. Pada 2004, Serge Dassault diangkat sebagai anggota senat. Lewat posisinya tersebut, dia aktif berbicara mengenai regulasi tenaga kerja dan perpajakan Prancis.

Serge Dassault menikah dengan Nicole Raffel pada 5 Juli 1950, dan perkawinan mereka menghasilkan 4 anak, yaitu Olivier Dassault, Laurent Dassault, Thierry Dassault, dan Marie-Helene Dassault.