Sejarah dan Fakta Musik K-Pop Korea

 Sejarah dan Fakta Musik K-Pop Korea

BIBLIOTIKA - K-pop merupakan kependekan sekaligus istilah populer yang biasa digunakan untuk menyebut Korean Pop (musik pop Korea). Sebagaimana namanya, K-pop adalah jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Saat ini, banyak penyanyi maupun kelompok musik pop Korea yang sangat terkenal di dunia, beriringan dengan munculnya banyak drama populer Korea, hingga menciptakan fenomena yang disebut Korean Wave (Demam Korea).

Menyangkut musik, PSY pernah menjadi penyanyi Korea yang sangat terkenal di dunia, saat dia bernyanyi Gangnam Style. Sementara kelompok musik—boyband maupun girlband asal Korea—tak terhitung banyaknya yang juga populer di berbagai penjuru dunia. Super Junior, Girls’ Generations, dan EXO, adalah contoh segelintir group musik Korea yang namanya dikenal di mana-mana.

Meski K-pop bisa dibilang mewabah di dunia pada tahun-tahun terakhir ini, namun sebenarnya K-pop telah ada sejak tahun 1930-an, dan biasa disebut K-pop pra-modern. Musik-musik pop Korea di masa itu dipengaruhi oleh musik pop Jepang, yang waktu itu menjajah Korea. Penjajahan Jepang atas Korea juga membuat genre musik Korea di masa itu sulit berkembang, dan hanya mengikuti perkembangan budaya pop Jepang pada saat itu.

Kemudian, pada era 1950-1960-an, pengaruh musik pop barat mulai masuk Korea, dengan banyaknya pertunjukan musik yang diadakan oleh pangkalan militer Amerika Serikat di Korea Selatan. Sejak itu, musik pop Korea mulai berkembang.

Musik pop Korea terbagi dalam genre berbeda, di antaranya adalah genre “oldies” yang dipengaruhi musik barat dan populer era 1960-an. Pada era 1970-an, musik rock mulai diperkenalkan. Waktu itu, yang menjadi pionir adalah Cho Yong-pil. Setelah itu, genre lain yang juga cukup digemari adalah musik trot yang dipengaruhi gaya musik enka dari Jepang.

Pada 1992, muncul kelompok band Seo Taiji and Boys, dan kemunculan mereka dianggap sebagai awal musik pop modern Korea, yang memberi warna baru dengan aliran musik rap, rock, dan techno. Kesuksesan group Seo Taiji and Boys lalu diikuti group musik lain seperti Panic dan Deux. Tren musik ini turut melahirkan banyak group musik dan musisi berkualitas lain hingga sekarang.

Musik pop Korea dekade 1990-an cenderung beraliran dance dan hip-hop. Penggemar utamanya adalah remaja, sehingga dekade itu muncul banyak group “teen idol” yang sangat digilai anak-anak muda. Kebanyakan kelompok musik yang muncul pada masa itu sekarang sudah bubar, dan anggotanya bersolo karier.

Kemudian, memasuki dekade 2000-an, muncul pendatang-pendatang baru di dunia musik, yang kebanyakan beraliran R&B serta hip-hop. Super Junior dan Big Bang adalah sedikit contoh group musik yang mendulang sukses di Korea dan luar negeri pada dekade ini. Melalui mereka pula, K-pop menjadi salah satu aliran musik populer, dan menjadi favorit bagi pencinta musik, tidak hanya di Korea namun juga di berbagai negara dunia, termasuk Indonesia.

Sejak itu, demam musik Korea bisa dibilang menyebar dengan cepat di industri musik internasional. Perusahaan-perusahaan musik Korea terus memunculkan band-band baru, dengan warna baru, dengan gaya baru, meski memiliki ciri khas yang bisa dibilang seragam, yaitu menampilkan para musisi dan penyanyi dengan wajah ganteng dan cantik, berusia belia, serta pandai menari.

Kenyataannya, para personil boyband maupun girlband Korea memang sangat memperhatikan penampilan. Gaya dan penampilan di atas panggung—selain kemampuan vokal dan musik—menjadi modal penting bagi para artis Korea untuk menunjang popularitas group mereka.

Karenanya, selain wajah dan penampilan yang enak dilihat, lagu-lagu mereka juga easy listening, khususnya di kalangan remaja. Semua itu, ditunjang kemampuan menari atau dance khas K-pop, hasilnya pun menjadi suguhan entertainment yang menarik minat banyak remaja dan anak muda di berbagai penjuru dunia.