Sejarah dan Asal Usul Girls’ Generation (SNSD)

 Sejarah dan Asal Usul SNSD

BIBLIOTIKA - Pada 2007, lahir sebuah girlband di Korea Selatan, yang dibentuk oleh SM Entertainment. Girlband itu bernama Girls’ Generation. Mereka juga populer dengan nama SNSD yang merupakan singkatan So Nyeo Shi Dae. Arti nama tersebut kurang lebih “generasi dominasi perempuann telah datang”. Selain SNSD, mereka juga kadang disebut SoShi, atau GG. Sementara di Jepang, mereka dikenal dengan nama Shoujo Jidai.

Semula, SNSD terdiri dari 9 anggota, yaitu Taeyeon, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, Seohyun, dan Jessica. Namun, pada 30 September 2014, SM Entertainment secara resmi mengumumkan bahwa Jessica sudah tidak aktif di SNSD.

SNSD dibentuk pertama kali pada 16 Juli 2007, yang disertai pengumuman resmi profil masing-masing anggota. Awalnya, kelompok ini akan diberi nama Super Girl. Namun kemudian Girls’ Generation dipilih untuk menjadi nama resmi. Anggota SNSD menjalani pelatihan dalam bidang menyanyi dan menari secara profesional. Sebagian di antaranya sudah terlatih di bidang akting dan modeling, serta berpengalaman menjadi model iklan di televisi dan majalah.

Jessica adalah anggota yang pertama kali mengikuti sistem pelatihan SM Entertainment, pada tahun 2000. Dia ditemukan oleh orang SM Entertainment saat bersama adiknya—Krystal Jung (sekarang anggota girlband f(x)—di sebuah mal, ketika mereka sedang berlibur di Korea. Tidak lama setelah Jessica masuk, Sooyoung dan Hyoyeon juga masuk ke SM Entertainment, juga pada tahun 2000.

Sebelumnya, Hyoyeon belajar menari di Winners Dance School, sebuah sekolah tari di Korea Selatan yang terkenal dengan spesialisasi hip-hop. Sementara Sooyoung sudah terlebih dulu menjalani debut di Jepang pada 2002, sebagai anggota group musik bernama Route. Group tersebut bubar tidak lama setelah didirikan.

Pada 2001, Yuri menjadi anggota berikutnya yang masuk SM Entertainment, setelah menjadi juara kedua di kompetisi SM Youth Best Dancer 2001. Setahun kemudian, pada 2002, Yoona masuk SM Entertainment setelah mengikuti audisi menyanyi dan menari. Satu tahun berikutnya, pada 2003, Seohyun masuk SM Entertainment setelah mengikuti audisi lagu anak-anak. Empat tahun setelah itu, pada 2007, Ayumi menjadi anggota terakhir yang masuk SM Entertainment.

SNSD sudah menarik perhatian publik sejak debut pertama kali, khususnya lewat lagu-lagu seperti Into the New World dan Kissing You. Namun, baru pada 2009 mereka meraih popularitas yang sangat besar melalui single Gee, yang kemudian disebut sebagai “Song of the Decade” di Korea Selatan. Mereka semakin memantapkan posisi di industri musik Korea melalui lagu-lagu berikutnya, seperti Tell Me Your Wish (Genie), Oh!, Run Devil Run, dan Hoot.

Pada 2010, SNSD merambah luar negeri dengan melakukan debut di kancah musik Jepang, di bawah naungan label Nayutawave Records, dengan merilis versi bahasa Jepang lagu hits mereka, Tell Me Your Wish (Genie) dan Gee. Album pertama mereka di Jepang, Girls’ Generation, yang dirilis pada Juni 2011, menjadi album asal Korea yang paling banyak terjual dalam sejarah tangga lagu Oricon di Jepang.

Pada 2011 pula, SNSD mengeluarkan lagu berjudul The Boys yang dirilis dalam tiga bahasa, yaitu Korea, Jepang, dan Inggris. Bisa dibilang, itu merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan karir musik SNSD. Dalam waktu lima tahun sejak itu, SNSD telah berhasil menjual total sebanyak 4,4 juta album dan 30 juta single digital.

Pada April 2012, SM Entertainment membentuk Girls’ Generation-TTS, yang merupakan sub-unit atau sub-group pertama SNSD yang beranggotakan Taeyeon, Tiffany, dan Seohyun. Sub-grop itu merilis album mini bertajuk Twinkle, yang berhasil mencapai peringkat ke-126 di Billboard 200—posisi tertinggi yang pernah dicapai album K-pop di chart tersebut sampai saat ini.