Perjalanan Mencari dan Menemukan Cinta (9)

 Perjalanan Mencari dan Menemukan Cinta

BIBLIOTIKA - Karena itulah, kita ini sama sekali lucu, bahkan konyol, kalau kemudian menjelek-jelekkan baju milik orang lain dan memuji-muji baju milik sendiri. Barangkali bajumu memang hebat, tapi itu hebat buatmu, hebat menurutmu. Siapa tahu yang hebat bagimu itu sama sekali tidaklah hebat bagi orang lain?

Sebaliknya, kalau ada orang lain yang memuji-muji baju pilihannya, kita juga tidak punya hak untuk meralat pujiannya itu atau menyalahkan pujiannya pada pilihannya karena kita sendiri toh juga sering seperti itu. Masing-masing orang punya standar pemikiran dan ukuran pemilihannya sendiri-sendiri, dan kita tak punya hak untuk memaksakan standar kita, atau ukuran kita!

Tetapi kalau kita berbuat sebaliknya, yakni menyalahkan orang lain ketika dia memuji bajunya atau kita menjelek-jelekkan baju yang dikenakan orang lain, maka tanpa kita sadari, sebenarnya kita tengah menyuruh mereka untuk mengubah pikiran mereka tentang baju-baju mereka, untuk selanjutnya membuang baju-baju itu ke dalam keranjang sampah. Kalau itu sampai benar-benar terjadi, maka kau ikut bertanggungjawab atas terbuangnya baju-baju itu, meski kau mungkin begitu kukuh menyangkal bahwa kau tidak turut serta dalam pembuangannya!

Nah, sekarang mungkin terbetik dalam pikiranmu, “Kalau kita mengumpamakan cinta dengan baju, bukankah baju itu bisa menjadi kekecilan waktu tubuh kita semakin besar?” Maksudnya, tubuh kita bisa semakin besar sementara baju selalu memiliki ukuran yang tetap. Bagaimana kalau baju itu kemudian kekecilan waktu kita kenakan? Bukankah di sini kita punya hak untuk berganti baju yang ukurannya sesuai dengan perkembangan tubuh kita?

Pertanyaan ini akan menyangkut hal yang sangat penting, tapi kau harus berusaha mencari jawabannya sendiri. Sebagai panduan untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan itu, renungkanlah ini: Kapankah pertama kali kau diberi hak kebebasan oleh orangtuamu untuk membeli dan memilih baju sendiri?

Kapankah pertama kali kau membeli sebuah baju yang kau beli dengan uang hasil tetes keringatmu sendiri? Kapankah pertama kali kau bisa merasa yakin dengan baju pilihanmu yang kau beli dengan uangmu sendiri? Dan, pernahkah kau merasa begitu dekat dengan sebuah baju milikmu dan kemudian kau yakin bahwa itu adalah benar-benar baju milikmu? Kalau kau bisa merasakan perasaan itu, kapankah kau merasakannya?

Kalau kau bisa menjawab semua pertanyaan itu, maka kau telah tahu jawaban mengenai pertanyaan penting tadi.

Tubuh kita bertumbuh dan berkembang, tetapi baju tak pernah bertumbuh dan berkembang. Suatu saat baju yang kita kenakan akan kekecilan karena tubuh kita semakin besar. Itu memang benar. Tetapi...kita telah salah ketika kita berpikir seperti itu...