Perawatan Payudara Selama Kehamilan

  Perawatan Payudara Selama Kehamilan

BIBLIOTIKA - Perawatan payudara yang dilakukan selama hamil akan membantu persiapan untuk menyusui anak nantinya. Bagian puting payudara perlu digosok dan ditarik keluar perlahan-lahan, selama kira-kira dua menit setiap hari, semenjak masa hamil muda. Apabila calon ibu menghendaki, obat gosok lanolin dapat diusapkan, terutama jika putingnya tergolong kering.

Kira-kira sejak minggu ke-32 (bulan kalender ke-8), payudara harus dipijit dengan meletakkan kedua telapak tangan terbuka lebar di sekeliling payudara, lalu menekannya ke arah puting. Maka akan terlihat ada cairan berwarna kuning yang keluar dari puting. Tindakan pemijatan ini dimaksudkan untuk menjaga agar saluran-saluran pada payudara tetap terbuka.

Perawatan payudara setelah persalinan

Perawatan payudara setelah persalinan merupakan kelanjutan dari perawatan payudara semasa hamil. Perawatan ini mempunyai tujuan, yang di antaranya adalah:
  1. Menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi.
  2. Mengenyalkan puting susu, supaya tidak mudah lecet.
  3. Menonjolkan puting susu.
  4. Menjaga bentuk buah dada agar tetap bagus.
  5. Mencegah terjadinya penyumbatan.
  6. Memperbanyak produksi ASI.
  7. Mengetahui apabila ada kelainan tertentu.

Pelaksanaan perawatan payudara setelah persalinan dimulai sedini mungkin, yaitu antara satu sampai dua hari sesudah bayi dilahirkan, dan dilakukan dua kali sehari.

Untuk melakukan perawatan ini, Anda bisa mempersiapkan beberapa hal berikut:
  1. Baby oil secukupnya.
  2. Kapas secukupnya.
  3. 2 buah waslap.
  4. 2 buah handuk bersih.
  5. 2 baskom berisi air (hangat dan dingin).
  6. Bra yang bersih dan terbuat dari kain katun.

Sebelum melakukan perawatan, sebaiknya Anda mencuci tangan dengan sabun terlebih dulu di bawah air yang mengalir (air kran), kemudian keringkan dengan handuk. Setelah itu, buka pakaian bagian depan, lalu pasangkan handuk.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan perawatan payudara setelah persalinan. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

Kompreslah puting susu dengan kapas minyak selama 3 sampai 4 menit, kemudian bersihkan.

Untuk tujuan pengenyalan, puting susu dipegang dengan ibu jari dan jari telunjuk, lalu diputar ke arah dalam sebanyak 20 kali, dan ke arah luar sebanyak 20 kali.

Untuk tujuan penonjolan puting susu, lakukan langkah berikut: a) puting susu cukup ditarik sebanyak 20 kali, atau b) dirangsang menggunakan ujung waslap, atau c) memakai pompa puting susu.

Untuk pengurutan payudara, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. telapak tangan dibasahi dengan baby oil, kemudian ratakan.
  2. peganglah payudara, lalu urutlah dari pangkal ke arah puting susu, sebanyak 30 kali.
  3. pijatlah puting susu pada daerah areola untuk mengeluarkan colostrum.
  4. bersihkan payudara dengan air bersih dan memakai waslap.

Setelah selesai pengurutan sebagaimana dijelaskan di atas, siramlah payudara menggunakan air hangat dan dingin secara bergantian, selama kurang lebih lima menit (air hangat dahulu kemudian air dingin).

Setelah itu, gunakan atau pakailah bra yang memiliki penyangga payudara. Dengan melakukan perawatan payudara secara baik, proses laktasi diharapkan dapat berlangsung sempurna, baik sebelum maupun sesudah melahirkan.