Panduan Mengenai Masalah-masalah Payudara

Panduan Mengenai Masalah-masalah Payudara

BIBLIOTIKA - Payudara yang indah tidak selalu berati sehat. Namun, tidak sedikit wanita yang mengabaikan faktor kesehatan, dan lebih mementingkan keindahan bentuk payudara demi alasan penampilan yang sempurna. Padahal, apabila faktor kesehatan tidak diperhatikan, maka risikonya akan menjadi besar. Kanker payudara adalah salah satu contoh momok yang selama ini terus mengancam kaum wanita.

Berikut ini adalah beberapa masalah seputar payudara yang sering dikeluhkan wanita, serta penjelasannya.

Payudara sering sakit, terutama menjelang haid

Itu sesuatu yang wajar, apabila menjelang haid payudara membesar ukurannya. Biasanya menjadi lembek dan kadang-kadang menimbulkan rasa sakit. Penyebabnya adalah hormon yang tidak seimbang, yaitu terlalu banyak estrogen atau kekurangan progesteron.

Tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena itu bukan tanda kanker. Apabila Anda mengalaminya, sebaiknya Anda menggunakan bra yang ukurannya benar-benar sesuai dengan payudara Anda, baik siang maupun malam. Pada sebagian wanita, hal semacam itu dapat diatasi dengan cara meminum vitamin B6. Cobalah mulai dengan dosis 50 mg setiap hari.

Benjolan yang bukan pertanda kanker

Berdasarkan keadaan normal, gumpalan itu seharunya tidak ada. Tetapi ada juga wanita yang memiliki benjolan tetap, sebagian lagi hanya menemukan pada saat mendekati masa haid. Sebaiknya periksalah secara teratur setiap bulan di waktu yang berbeda untuk mengenalinya.

Gumpalan atau benjolan yang sering berada di sekitar dada, meluas ke arah ketiak, biasanya merupakan kelebihan kelenjar. Benjolan itu mungkin juga disebabkan karena hormon yang tidak seimbang. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak, kurangi garam dan kopi. Berhenti merokok juga membantu (apabila Anda merokok).

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter setahun sekali.

Daerah yang lembek di payudara

Periksalah secara rutin tempat di payudara yang terasa sakit atau lembek. Banyak kasus seperti itu yang ternyata hanya karena perubahan hormon. Jadi tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Tetapi untuk wanita usia lanjut, hal itu bisa menjadi tanda adanya masalah. Segeralah temui dokter untuk mengonsultasikannya.

Benjolan di payudara selalu berpindah-pindah

Ini tergolong sedikit berbahaya. Biasanya dinamakan benjolan tikus karena aktivitasnya yang cepat sekali. Kebanyakan timbul pada wanita berusia belasan tahun sampai 20 tahunan. Segera temui dokter, karena tidak menutup kemungkinan benjolan nakal itu sebenarnya kanker.

Penggunaan pil yang membuat payudara menjadi besar dan lembek

Hormon estrogen yang bercampur pil mungkin menjadi penyebab adanya kelembekan, pembesaran, atau rasa sakit pada payudara. Coba beri waktu selama tiga bulan. Apabila masih terjadi, silakan ganti dengan pil lain.

Membesarnya salah satu puting payudara

Secara umum, hal itu merupakan tanda kecil berkembangnya kelenjar air susu. Biasanya bukan gejala kanker, tapi pada wanita usia lanjut kadang ada noda darah. Hal itu memerlukan perhatian serius.

Usia risiko tinggi terkena kanker payudara

Di bawah usia 30 tahun, biasanya tidak terjadi hal-hal yang ditakutkan, tetapi setelah menopause kemungkinan untuk terkena kanker menjadi tinggi. Apabila seorang wanita memiliki ibu atau saudara yang mengidap kanker payudara sebelum masa menopause, wanita tersebut memiliki risiko dua kali lebih besar. Risiko tinggi juga terjadi apabila tidak memiliki anak atau berkeluarga setelah berusia 35 tahun.