Mitos-mitos Seputar Payudara Kendur

Mitos-mitos Seputar Payudara Kendur

BIBLIOTIKA - Bagaimana pun, anggota tubuh manusia akan selalu berubah, tidak bisa muda selamanya. Begitu pula dengan payudara. Pada saat wanita masih muda, mungkin payudaranya tampak kencang, namun seiring usia payudara yang kencang itu akan mengendur perlahan-lahan. Itu sesuatu yang alamiah. Meski mungkin ada upaya-upaya tertentu yang bisa dilakukan untuk menghambat hal tersebut, namun bukan berarti orang akan bisa muda selamanya.

Menyangkut payudara yang mengendur, ada beberapa mitos yang populer dan dipercaya banyak wanita. Namanya mitos, tentu saja belum tentu benar. Namun banyak yang mempercayai, sehingga banyak pula yang salah kaprah. Berikut ini beberapa mitos seputar payudara kendur, dan penjelasannya.

Menyusui menyebabkan payudara kendur

Itu mitos, karena menyusui tidak menyebabkan payudara kendur. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Aesthetic Surgery, disebutkan bahwa menyusui bayi bukan faktor risiko payudara kendur.

Hal itu ditegaskan oleh Mary Jane Minkin, profesor bidang obstetri dan ginekologi dari Yale University School of Medicine, yang mengatakan bahwa payudara mengendur disebabkan oleh proses kehamilan, bukan karena menyusui. Pada waktu hamil, ukuran payudara dan berat badan bertambah. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir payudara akan mengendur karena memberikan ASI pada bayi.

Memakai bra khusus bisa mencegah payudara kendur

Sebagian wanita percaya, bahwa dengan memakai bra khusus—biasanya dipromosikan sebagai bra yang dapat mencegah payudara kendur—akan membantu mencegah kekenduran payudara. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa penggunaan bra jenis tertentu dapat mencegah payudara kendur. Karenanya, pemakaian bra khusus dengan tujuan mencegah payudara kendur hanya mitos.

Latihan fisik bisa mengencangkan payudara

Payudara tidak terdiri dari otot, sehingga tidak ada latihan fisik tertentu yang bisa mengencangkan payudara. Sebaliknya, tidak melakukan latihan fisik juga bukan berarti dapat mengendurkan payudara.

Deborah Axelrod, direktur medis Clinical Breast Services and Breast Programs dari New York University Langone Medical Center, mengatakan bahwa latihan fisik memang dapat berguna untuk otot dada, terutama yang terletak di bawah payudara. Dengan kata lain, memang ada latihan yang bisa membantu mengencangkan payudara, tapi sebenarnya yang dikencangkan bukan bagian payudara, melainkan otot-otot dada yang terhubung dengan payudara.

Payudara kecil tidak akan kendur

Sebenarnya, tidak ada perbedaan antara payudara besar dan payudara kecil dalam hal kemungkinan kendur, karena sama-sama anggota tubuh. Artinya, payudara kecil juga memiliki risiko untuk kendur, sebagaimana payudara besar. Namun, payudara kecil memang lebih kecil risikonya untuk mengendur, karena jaringan dalam payudara lebih sedikit.

Tidak ada cara untuk mencegah payudara kendur

Mengendurnya payudara memang tidak bisa dihindari, seiring bertambahnya usia wanita. Namun, ada upaya yang bisa dilakukan agar payudara tidak mengendur lebih cepat. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah tidak merokok.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Aesthetic Surgery, disebutkan bahwa wanita yang merokok memiliki risiko lebih besar untuk memiliki payudara kendur. Selain itu, mencegah agar payudara tidak cepat kendur bisa dilakukan dengan menjaga berat badan ideal dan sehat.