Mewaspadai Ancaman Kanker Payudara

Mewaspadai Ancaman Kanker Payudara

BIBLIOTIKA - Yang menakutkan dari kanker payudara bukan hanya kenyataan bahwa setiap wanita bisa dibilang memiliki risiko untuk mengalaminya, namun juga kenyataan bahwa penyakit ini tampaknya terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika tidak ada perbaikan signifikan dari faktor gaya hidup dan kemajuan teknik pengobatan, para ahli memperkirakan pada tahun 2024 nanti, satu dari tujuh wanita akan terkena kanker payudara.

Proyeksi mengenai akan meningkatnya jumlah penderita kanker payudara tersebut diungkap dalam sebuah penelitian terbaru yang dilakukan para ahli dari Genesis Breast Cancer Prevention Centre di Manchester, Inggris. Riset itu menyebutkan, bahwa faktor gaya hidup menjadi kunci dalam perkembangan kanker payudara. Penelitian juga menyatakan, risiko para wanita yang membawa sejenis gen pemicu kanker payudara di Inggris telah meningkat secara dramatis dalam 60 tahun terakhir.

Saat ini, di Inggris diproyeksikan 1 dari 10 wanita mengalami kanker payudara pada usia menjelang 80 tahun. Peneliti memperkirakan, proyeksi itu akan meningkat menjadi 1 dari 7 wanita mengalami kanker dalam 16 tahun mendatang.

Profesor Gareth Evans, yang memimpin penelitian tersebut, menyarankan para wanita agar menikah lebih awal untuk menekan pertumbuhan risiko kanker payudara, karena penundaan kehamilan bisa meningkatkan risiko. Selain itu, para wanita juga disarankan untuk menghindari penggunaan obat-obat hormon dan kontrasepsi dalam jangka panjang. Rajin berolahraga dan menerapkan pola diet yang sehat juga menjadi upaya dalam menekan risiko kanker payudara.

Dalam riset yang dilakukan, Profesor Gareth Evans melibatkan 1.442 wanita yang memiliki gen-gen pemicu kanker payudara, yakni BRCA1 dan BRCA2. Sekitar satu dari 500 orang diyakini memiliki gen yang telah bermutasi, yang meningkatkan risiko kanker payudara hingga 85-90 persen.

“Peningkatan kasus kanker payudara terefleksi dalam populasi secara umum,” ujar Profesor Gareth Evans. “Pada 1984, hanya satu dari 13 wanita yang diperkirakan mengalami kanker payudara dalam hidupnya. Pada 2004, angkanya mencapai satu dalam 10. Jika rata-rata ini terus meningkat, diprediksikan pada 2024 nanti satu dari tujuh wanita di Inggris akan mengalami kanker payudara menjelang 80 tahun. Itu dapat diartikan bahwa akan ada tambahan korban 4.000 orang yang meninggal, bila tidak ada perbaikan signifikan dalam hal pengobatan.”

Meski studi kasus tersebut dilakukan di Inggris, namun hal serupa juga terjadi pada negara-negara lain, termasuk di Indonesia. Karena itulah, para wanita perlu memiliki kesadaran pribadi dalam hal menjaga kesehatan payudaranya, yang salah satunya adalah melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri secara rutin, menjaga pola hidup sehat, dan rajin berolahraga.