Membaca Kepribadian Orang Berdasarkan Namanya (3)

Membaca Kepribadian Orang Berdasarkan Namanya

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Membaca Kepribadian Orang Berdasarkan Namanya 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Kalau huruf awal namamu F

Kamu memiliki kepribadian yang kuat, jiwa yang teguh dan hati yang kukuh. Ketika kamu memiliki suatu prinsip, kamu akan memegang prinsip itu dengan penuh keteguhan, tak peduli siapapun yang mencoba menentang. Kamu bukan orang yang mudah goyah atau mudah dipengaruhi. Di satu sisi, orang akan menganggapmu sebagai pribadi yang kuat, namun di sisi lain kamu pun seringkali dianggap keras kepala.

Sebenarnya, kamu adalah pribadi yang hati-hati—bahkan cenderung terlalu berhati-hati. Karena itulah kemudian kamu begitu kukuh memegang apapun yang kamu yakini. Selain itu, kamu juga merupakan orang yang sulit untuk bisa melupakan sesuatu yang pernah menyakiti perasaanmu. Ketika seseorang melukai hatimu, mungkin kamu bisa memaafkannya. Tetapi untuk melupakannya—tidak.

Di dalam hubungan cinta, kamu adalah orang yang sensual dan mengharapkan memiliki pasangan yang sama sensualnya. Ketika kamu telah menemukan orang yang semacam itu, kamu pun menjadi pemuja kekasihmu sebagaimana kamu pun ingin menjadi pujaan satu-satunya bagi pasanganmu. Ya, kamu adalah orang yang amat romantis di dalam cinta, meskipun kadang-kadang tak masuk akal.

Kalau huruf awal namamu G

Kamu sepertinya mudah terombang-ambing oleh sesuatu dan gampang terpengaruh oleh lingkungan sekitarmu. Ketika lingkungan pergaulanmu melakukan sesuatu, kamu merasa tidak enak jika tidak ikut melakukannya, dan kemudian memutuskan untuk ikut melakukannya meskipun kamu merasa itu bukan sesuatu yang kamu inginkan. Kamu adalah sosok yang penuh kompromi.

Lebih dari itu, kamu juga seringkali menjadi pribadi yang pemurung. Sepertinya, kamu mudah dipengaruhi oleh masalah apapun yang datang dalam hidupmu. Padahal, kamu memiliki kemampuan untuk mengatasi segala masalah yang ada jika kamu mampu tetap menampilkan senyum ketika kemurungan mulai hinggap di dalam dirimu. Kamu bukan pribadi yang lemah, hanya saja kamu terlalu kompromis dengan segala sesuatu.

Di dalam hubungan cinta, kamu memiliki kecenderungan untuk (terlalu) pemilih. Ada kalanya kamu telah menemukan seseorang yang menurutmu sudah tepat, namun kemudian kamu berpikir orang itu masih memiliki kekurangan tertentu, dan kamu kembali berharap, mencari dan menunggu.

Kemudian, ketika akhirnya kamu menemukan pasangan yang menurutmu benar-benar tepat, kamu pun merasa kalau kamu kurang mampu berdekatan secara emosional dengan pasanganmu. Sebenarnya, tak ada masalah apa-apa denganmu, hanya saja kamu perlu belajar untuk lebih dapat membuka diri.

Kalau huruf awal namamu H

Kamu memiliki hati yang lembut, sensitif dan mudah merasa simpati dengan nasib orang lain. Sepertinya, kamu tidak tahan kalau melihat orang lain menangis dan kemudian kamu pun ikut menangis. Kamu memang orang yang selalu berusaha menjaga perasaan orang lain, dan kamu pun selalu berupaya agar segala ucapan dan perbuatanmu tidak sampai menyakiti hati orang lain.

Di dalam kehidupan pribadimu, kamu adalah sosok seorang pemimpi; kamu memiliki impian bahkan khayalan-khayalan yang tinggi, dan kamu ingin yakin bahwa kamu dapat meraih semuanya. Namun, kamu memiliki kekurangan yang khas, yakni suka terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Kamu kurang kesabaran, kurang memiliki ketekunan dan seringkali mudah merasa bosan dengan segala sesuatu.

Nah, berbeda dengan kehidupan pribadimu, kamu justru menjadi kekasih yang sabar di dalam hubungan cinta dengan pasanganmu. Pada awalnya, sebelum kalian berhubungan, kamu berharap mendapatkan sosok kekasih yang dapat mengembangkan pribadimu, meningkatkan potensimu, dan ketika akhirnya kekasih itu tertemukan, kamu pun berkembang bersamanya.

Namun, seringkali kamu berpikir bahwa segala sesuatu yang kamu berikan pada pasanganmu adalah sesuatu yang akan kembali kepadamu. Meskipun di dalam cinta ada memberi dan menerima, tetapi cinta sesungguhnya adalah berpikir untuk memberi dan melupakan untuk menerima.

Baca lanjutannya: Membaca Kepribadian Orang Berdasarkan Namanya (4)