Makanan yang Dapat Menghambat Penyembuhan Kanker Payudara

Makanan yang Dapat Menghambat Penyembuhan Kanker Payudara

BIBLIOTIKA - Dalam proses penyembuhan kanker payudara, terapi medis yang dilakukan harus ditunjang oleh faktor lain, agar tingkat keberhasilannya benar-benar baik. Dalam hal ini, pasien kanker payudara tidak bisa bebas mengonsumsi makanan, karena bisa jadi akan menghambat proses penyembuhan yang sedang dijalaninya.

Untuk hal tersebut, berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang sebaiknya dijauhi oleh wanita yang sedang dalam terapi penyembuhan kanker payudara:

Hindari jenis sayuran seperti kangkung, sawi, cabai, dan tauge. Kangkung dan sawi memiliki kandungan zat yang dapat mengurangi kinerja obat-obatan, sehingga tidak dapat bekerja optimal. Sedangkan kandungan zat dalam tauge diduga dapat memicu perkembangan sel kanker. Dalam hal sayuran, penderita kanker payudara disarankan untuk mengonsumsi sayuran jenis lain, seperti brokoli, yang kandungan zatnya bisa membantu dalam menghentikan perkembangan sel kanker, atau mencegah kanker payudara.

Hindari jenis buah-buahan yang diduga akan memicu kanker payudara, seperti durian, lengkeng, dan nangka. Durian mengandung alkohol, sehingga dikhawatirkan dapat memicu perkembangan sel kanker payudara. Begitu pula dengan lengkeng dan nangka yang juga diduga dapat memberi peluang pada perkembangan sel kanker. Jika Anda ingin mengonsumsi buah-buahan, sebaiknya pilihlah buah-buahan lain yang tidak memiliki kandungan alkohol, sehingga lebih aman.

Hindari daging olahan yang mengandung pengawet. Daging olahan dengan pengawet dikhawatirkan akan menyebabkan sel kanker akan kembali berkembang. Karena itu, pastikan daging yang akan Anda konsumsi benar-benar bebas dari bahan pengawet apa pun. Kemudian, jika Anda ingin mengonsumsi daging segar, hindari lemak dari daging sapi, daging kerbau, dan daging kambing, karena tidak baik untuk kesehatan, selain dapat memicu kanker payudara.

Hindari ikan asin yang mengandung pengawet. Kita tidak pernah tahu bahan apa yang digunakan sebagai pengawet dalam ikan tersebut, sehingga jauh lebih aman untuk menghindarinya sama sekali. Beberapa jenis pengawet bisa memicu gangguan pada sel dan jaringan, yang menyebabkan kemungkinan berkembangnya sel-sel kanker.

Hindari seafood seperti kerang, kepiting, cumi, dan udang, yang memiliki kandungan lemak tinggi, karena dikhawatirkan dapat mengaktifkan kembali sel-sel kanker.

Hindari daging unggas, khususnya yang menggunakan obat-obatan kimia dalam memacu pertumbuhan mereka. Meski tidak semua unggas dan ternak menggunakan obat-obatan kimia untuk pertumbuhan, namun kemungkinan penggunaan obat-obatan semacam itu relatif besar pada masa sekarang. Akibatnya, bahan kimia menyatu pada daging unggas, dan tidak menutup kemungkinan bisa memicu masalah baru pada perawatan yang sedang Anda jalani.

Hindari makanan yang dibakar. Makanan yang dibakar mengandung senyawa karsinogen aktif yang dapat membahayakan tubuh Anda. Daging bakaran yang gosong memiliki karsinogen aktif lebih tinggi, sehingga harus benar-benar dijauhi.

Catatan:

Bagi Anda yang tidak sedang dalam perawatan penyembuhan kanker, tentu diperbolehkan mengonsumsi makanan yang dibakar atau dipanggang, misalnya daging. Namun, upayakan proses pembakaran atau pemanggangan benar-benar diperhatikan, sehingga tidak sampai gosong. Membiasakan hal tersebut bisa menjauhkan Anda dari kanker.

Akan lebih baik jika Anda memasaknya terlebih dulu di dalam oven, sehingga proses pembakaran atau pemanggangan tidak terlalu lama, karena daging sudah matang. Saat pembakaran, gunakan api yang tepat, dan hindari daging bersentuhan langsung dengan api, untuk menghindari karsinogen aktif.