Kelainan pada Payudara yang Perlu Diwaspadai

 Kelainan pada Payudara yang Perlu Diwaspadai

BIBLIOTIKA - Melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara sendiri adalah langkah preventif untuk mengantisipasi lebih dini risiko kanker payudara. Jika Anda rutin melakukannya, dan jeli dalam memeriksa payudara sendiri, tanda-tanda kanker dapat dideteksi sendiri dari kelainan-kelainan yang terdapat di sekitar jaringan payudara.

Berkaitan dengan hal itu, berikut ini adalah beberapa kelainan yang perlu diwaspadai sebagai gejala kanker payudara.

Benjolan

Gejala kanker payudara yang paling mudah dikenali adalah munculnya benjolan yang tidak normal. Umumnya, benjolan tersebut bisa diraba sendiri, meski kadang hanya bisa diketahui keberadaannya melalui pemeriksaan mammograf.

Benjolan yang keras dengan bentuk tidak teratur lebih perlu diwaspadai, dibandingkan benjolan yang lunak dan bulat. Benjolan lunak biasanya dipicu adanya kista, meski kista juga bisa mengeras jika mengalami pengapuran.

Pembengkakan

Meski tidak ada benjolan, namun payudara yang membengkak atau terasa berat perlu diwaspadai. Payudara sebenarnya bisa membengkak karena kehamilan atau karena adanya retensi (penumpukan) cairan akibat terlalu banyak mengonsumsi garam. Namun, pembengkakan akibat kanker biasanya tidak simetris antara payudara kiri dan payudara kanan.

Iritasi kulit

Selain benjolan dan pembengkakan, gejala kanker juga bisa diamati melalui kulit payudara atau puting yang memerah, tebal, dan bersisik. Jika tanda-tanda itu muncul, meski tidak sedang mengalami infeksi kulit dan tidak memiliki alergi terhadap bahan kimia pada pakaian, sabun, dan losion, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Nyeri di bagian puting

Munculnya nyeri di bagian puting bisa disebabkan oleh kista, namun juga bisa disebabkan oleh sel kanker. Untuk dapat membedakannya, Anda perlu memeriksakan segera ke dokter, dan mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan ultrasonik yang bisa membedakan kista dengan sel kanker.

Puting tenggelam 

Meski jarang, pertumbuhan sel kanker payudara di sekitar areola juga bisa menyebabkan puting tenggelam (nipple retraction). Apabila Anda mendapati gejala ini, apalagi jika gejala tersebut bertahan hingga beberapa pekan, ada kemungkinan terjadi traksi atau pengencangan kelenjar susu, yang terjadi karena terdesak oleh sel tumor.

Cairan aneh di puting

Selain susu, cairan apa pun yang keluar dari puting patut diwaspadai, terutama jika berwarna merah atau cokelat. Biasanya, dokter akan melakukan ductogram, yaitu pemeriksaan sejenis mammograf untuk memeriksa kelainan kelenjar susu, lalu mengamati cairan yang keluar di bawah mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker di dalamnya.

Pembengkakan kelenjar getah bening

Kanker payudara selalu ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah ketiak. Karenanya, jika Anda mendapati hal tersebut, segera periksakan untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi, meski kadang-kadang infeksi juga bisa menyebabkan bagian ini membengkak.