Fakta Seputar Silikon Payudara yang Perlu Anda Tahu

Fakta Seputar Silikon Payudara yang Perlu Anda Tahu

BIBLIOTIKA - Silikon sering kali digunakan dalam operasi bedah plastik untuk memperindah suatu bagian tubuh. Rekonstruksi payudara juga umumnya menggunakan silikon. Meski istilah “silikon” mungkin sudah cukup akrab di telinga, namun mungkin masih banyak orang yang belum mengetahuinya secara jelas, dan efek yang mungkin ditimbulkannya. Berikut adalah penjelasan singkat seputar silikon, yang perlu Anda tahu.

Silikon adalah polimer non-organik yang bervariasi, dari cairan, gel, karet, hingga sejenis plastik keras. Silikon memiliki beberapa karakteristik khusus, yaitu tidak berbau, tidak berwarna, kedap air, dan tidak rusak akibat bahan kimia atau proses oksidasi, tahan dalam suhu tinggi, juga tidak dapat menghantarkan listrik. Sejak pertama kali ditemukan, silikon telah digunakan sebagai bahan membuat lem, pelumas, katup jantung buatan, hingga implan payudara.

Berkaitan dengan penggunaan yang terkait kesehatan dan kecantikan, setidaknya ada tiga jenis silikon yang dianggap aman secara medis, yaitu:

Silikon padat 

Berbentuk mirip karet penghapus, silikon padat digunakan untuk katup jantung buatan, pengganti testis, kateter, serta persendian buatan. Di dunia bedah plastik, silikon padat biasanya digunakan untuk implan hidung, dagu, dan pipi. Beberapa tahun belakangan, silikon padat juga digunakan untuk membantu penderita gangguan ereksi, dengan menggunakan materi silikon padat yang dapat ditiup.

Silikon berbentuk gel dalam wadah silikon padat

Bentuknya mirip dodol, dengan tingkat perlekatan molekul yang sangat baik. Jika dibelah, silikon ini tidak akan meleleh atau menyebar, namun tetap mengikuti bentuk wadah penyimpannya. Silikon jenis ini umumnya digunakan untuk implan payudara atau betis.

Silikon cair 

Sebagaimana namanya, silikon ini berbentuk cair. Di antara yang lain, silikon cair dianggap berbahaya, sehingga dunia medis berhati-hati dengan silikon satu ini.

Dalam operasi rekonstruksi payudara, setidaknya ada tiga jenis implan yang bisa digunakan, yaitu implan berisi garam fisiologis, implan berisi gel silikon padat, dan implan berisi gel silikon yang kohesif.

Yang pertama, implan berisi garam fisiologis (saline/NaCl), biasanya dibungkus dalam kantong silikon, dan cenderung mudah bocor atau berkerut. Karena hanya berisi air, implan ini relatif kurang dapat dibentuk sesuai keinginan.

Kedua, implan berisi gel silikon padat, juga dibungkus dalam kantong silikon, namun didesain khusus hingga terasa lembut dan fleksibel, sehingga mudah dibentuk sesuai keinginan.

Ketiga, implan berisi gel silikon yang kohesif, merupakan jenis terbaru. Di Amerika Serikat, implan ini populer dengan nama gummy bear breast implant. Gel kohesif ini tidak menyebar, bahkan jika kantong pembungkusnya bocor atau dibelah.

Ketika dipasangkan ke payudara, ada dua cara pemasangan implan, yaitu di balik kelenjar payudara, tepat di depan otot dada, atau di balik otot dada (biasanya dilakukan untuk pasien yang memiliki kelenjar payudara kecil).