EXO, Group K-Pop Paling Fenomenal Sepanjang Masa (1)

EXO, Group K-Pop Paling Fenomenal Sepanjang Masa

BIBLIOTIKA - Sebagai group boyband yang sangat terkenal di dunia, EXO memiliki tonggak-tonggak penting dalam perjalanan karir dan prestasi mereka, yang bisa dirangkum dalam uraian berikut ini.

Pada 30 Januari 2012, EXO-K dan EXO-M mengeluarkan single prolog berjudul What Is Love, yang dirilis di Korea Selatan dan Cina Daratan. Single ini menduduki posisi nomor 88 di Tangga Lagu Gaon Korea Selatan. Pada 9 Maret 2012, EXO merilis single prolog kedua, berjudul History, yang ditulis oleh Thomas Troelsen dan Remee. Single ini menempati posisi nomor 68 di Tangga Lagu Gaon dan nomor 6 di Tangga Lagu Sina di Cina.

Pada 31 Maret 2012, EXO menggelar konser di Stadion Olimpiade Seoul, dan dihadiri oleh sekitar 3.000 penggemar dari 8.000 pendaftar yang terpilih menghadiri konser tersebut. Konser kedua mereka digelar di aula Universitas Ekonomi dan Bisnis Internasional Beijing, pada 1 April 2012.

Pada 8 April 2012, EXO-K dan EXO-M merilis single debut berjudul Mama, yang diikuti dengan dirilisnya album mini dengan judul yang sama pada 9 April. Kedua sub-group tersebut mempromosikan album secara terpisah di dua negara. Pada 8 April, EXO-K melakukan penampilan debutnya di program musik Inkigayo (Korea), sementara EXO-M melakukan penampilan debutnya di Top Chinese Music Awards (Cina) pada hari yang sama.

Versi Mandarin lagu Mama meraih posisi nomor 2 di Tangga Album Sina di Cina, sedangkan album versi Korea menduduki posisi nomor 1 di Tangga Album Gaon, dan nomor 8 di Tangga Album Dunia Billboard. Video musik Mama versi Mandarin menempati peringkat 1 di situs web streaming Cina, sementara versi Korea berada di peringkat 7 di Global Chart YouTube. Pada akhir April, EXO-M tampil sebagai bintang tamu di tour konser Super Show 4 Super Junior di Jakarta, Indonesia.

Pada November 2012, EXO memenangkan penghargaan “Group Pendatang Baru Terbaik” di Mnet Asian Music Awards 2012. EXO-K meraih tiga nominasi di Golden Disk Awards ke-27, dan memperoleh penghargaan “Artis Pendatang Baru Terbaik”. Sedangkan EXO-M menerima penghargaan “Group Paling Populer” di Top Chinese Music Awards 2013.

Pada Juni 2013, EXO merilis album pertama dengan titel XOXO, yang dikeluarkan dalam dua versi, yaitu edisi Kiss untuk album berbahasa Korea, dan edisi Hug untuk album berbahasa Mandarin. Kedua versi secara bersamaan menduduki posisi puncak Tangga Album Dunia Billboard satu minggu setelah dirilis. Tidak sebagaimana single Mama yang dipromosikan secara terpisah, album XOXO dipromosikan oleh keseluruhan anggota group, terutama di Korea Selatan.

Pada 5 Agustus 2013, EXO merilis album kemas ulang (repackage) berjudul Growl, dengan tiga lagu tambahan. Single utama, yang berjudul Growl, meraih 10.554 poin di tangga lagu Inkigayo, dan sukses mengukir rekor baru sebagai peraih skor tertinggi pada program musik tersebut.

Lagu Growl meraih posisi nomor 1 di seluruh empat program musik besar Korea, dan memenangkan 10 penghargaan dalam tiga minggu berturut-turut. Single ini menduduki posisi nomor 3 di tangga lagu Billboard Korea K-Pop Hot 100, dan nomor 2 di Tangga Lagu Gaon. Hingga Desember 2013, semua versi album XOXO telah terjual sebanyak satu juta kopi, dan mengantarkan EXO sebagai penyanyi Korea pertama yang menjual lebih dari 1 juta kopi album dalam 12 tahun terakhir, serta memecahkan rekor sebagai penyanyi dengan penjualan album K-pop tercepat sepanjang masa.

Album XOXO mendapat penghargaan “Album of The Year” di Mnet Asian Music Awards 2013, dan menjadikan EXO sebagai boyband termuda yang pernah memenangkan penghargaan tersebut. XOXO juga menjadi album dengan penjualan terbaik di Korea Selatan pada 2013, dan sukses menyabet penghargaan “Disk Daesang” di berbagai ajang penghargaan seperti Golden Disk Awards dan Seoul Music Awards.

Pada 9 Desember 2013, EXO merilis album mini kedua, bertitel Miracles in December, dan EXO mempromosikan album tersebut melalui acara EXO’s Showtime yang tayang perdana pada 28 November 2013 di saluran kabel MBC Every 1. Pada 5 Desember, Baekhyun, Chen, dan D.O., membawakan single utama, Miracles in December, di M! Countdown, sementara Luhan ikut bergabung bersama trio tersebut di program musik lainnya.

Akhir 2013, EXO mengguratkan sejarah dengan enam album yang semuanya bertengger di peringat 10 teratas dalam daftar penjualan album terbaik Gaon, yaitu semua album mereka yang dirilis pada 2013, baik versi Korea maupun Mandarin, serta album mini debut.

Memasuki 2014, tepatnya pada 7 Mei, EXO merilis album mini ketiga, bertitel Overdose. Untuk album mini tersebut, EXO melakukan promosi di Cina (EXO-M), dan di Korea Selatan (EXO-K). Album mini tersebut meraih pre-order hingga 660.000 kopi sebelum dirilis, sehingga menjadi album mini dengan pre-order terbanyak dalam sejarah K-pop.

Overdose versi Korea meraih posisi nomor 2 di Tangga Album Dunia Billboard, dan nomor 129 di tangga album Billboard 200, mengantarkan EXO sebagai group K-pop pria dengan posisi tertinggi di tangga album Billboard 200. Overdose juga menjadi album dengan penjualan terbaik di Korea Selatan pada 2014, dan menjadi album mini pertama yang pernah memenangkan penghargaan “Album of The Year” di Mnet Asian Music Awards. Hingga akhir tahun, EXO menjadi penyanyi K-pop dengan penjualan terlaris di Jepang pada tahun itu.

Pada 24 Mei 2014, EXO menggelar konser solo pertama bertajuk EXO From di Olympic Gymnastics Arena, Seoul. Konser itu hanya diikuti 10 anggota EXO, karena Kris dan Luhan sedang mengalami masalah hukum dengan SM Entertainment, label mereka. Tiket konser terjual habis hanya dalam waktu 1,47 detik, hingga memecahkan rekor untuk penjualan tiket konser tercepat di Korea. Konser solo kedua sama sukses dengan konser pertama.

Baca lanjutannya: EXO, Group K-Pop Paling Fenomenal Sepanjang Masa (2)