Dhanin Chearavanont, Orang Terkaya di Thailand

 Dhanin Chearavanont, Orang Terkaya di Thailand

BIBLIOTIKA - Banyak miliuner yang mendapatkan kesuksesan serta kekayaan besar dari hasil usaha warisan, dan Dhanin Chearavanont termasuk di antaranya. Saat ini, dia memimpin Chearavanont Pokphand Group (sering disingkat CP Group), salah satu konglomerasi terbesar di Asia yang beroperasi di sektor agrikultur, telekomunikasi, marketing, distribusi dan logistik, perdagangan internasional, petrokimia, properti dan pengembangan, integrasi tanaman, asuransi, otomotif, dan pakan ternak.

Dhanin Chearavanont lahir pada 1939, dan dia terkenal sebagai pengusaha Thailand yang perusahaannya berbasis di Bangkok. Meski begitu, leluhurnya berasal dari Cina. CP Group yang sekarang dimiliki Dhanin Chearavanont adalah warisan ayahnya. Perusahaan itu didirikan pertama kali pada 1921 di Bangkok, tidak lama setelah keluarga mereka berimigrasi dari Cina.

Sebelumnya, keluarga Dhanin Chearavanont tinggal di Cina. Pada era 1920-an, terjadi kekacauan sosial dan politik di Cina, yang menyebabkan keluarga Dhanin Chearavanont memutuskan untuk berimigrasi ke Thailand. Di negara baru itu, ayah Dhanin Chearavanont mendirikan sebuah toko kecil yang menyediakan bibit tanaman dan bahan pertanian di Bangkok.

Bersama kerja keras dan usaha tak kenal lelah, toko penyedia bibit tanaman itu perlahan-lahan berubah menjadi perusahaan besar, meski tetap bergerak di bidang yang sama—seputar tanaman. Lalu ayah Dhanin Chearavanont pun mendirikan Charoen Pokphand, perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis, hingga menjadi yang terbesar di Asia.

Pada 1980-an, ketika Cina mulai terbuka pada bangsa asing dan membuka kerja sama dengan pengusaha luar negeri, Charoen Pokphand menjadi mitra yang paling disukai oleh perusahaan-perusahaan di Cina. Hasilnya, Charoen Pokphand mulai merambah bisnis-bisnis lain, mendirikan berbagai lini usaha lain, yang semuanya kemudian disatukan pada induk perusahaan bernama Chearavanont Pokphand Group. Ketika sang ayah meninggal di dunia, perusahaan itu pun diwarisi Dhanin Chearavanont.

Dhanin Chearavanont pun meneruskan usaha ayahnya. Setelah sukses berekspansi ke Cina, dia memasuki Prancis dengan menanamkan modal pada perusahaan Carrefour. Di Amerika, dia menanam modal pada perusahaan Smithfield Foods.

Ekspansi lainnya di luar negeri meliputi Kraisorn Chansiri Aloke Lohia (perusahaan polyethyleneterephthalate—bahan pembuat plastik—pertama di Afrika), William Heinecke (perusahaan layanan kesehatan), Minor International, (perusahaan perhotelan), dan berbagai investasi lain. Dhanin Chearavanont juga memiliki investasi saham di perusahaan yang mengoperasikan jaringan 7-Eleven.

Karena berbagai aktivitas bisnisnya, Dhanin Chearavanont masuk dalam daftar Businessman of the Year versi Majalah Forbes Asia. Sedangkan kekayaannya yang mencapai 13,6 miliar dollar membuat namanya masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia. Di Thailand, keluarga Dhanin Chearavanont dikenal sebagai salah satu etnis Cina terkaya.

Menggunakan kekayaannya yang besar, Dhanin Chearavanont pun menjalankan berbagai lembaga sosial untuk menyalurkan amal dan sumbangannya. Lembaga-lembaga sosial yang dijalankannya telah banyak membantu pemeliharaan kuil-kuil Budha di Thailand, juga membantu sekolah-sekolah dan anak-anak yatim.